Senin, 11 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kabupaten Pekalongan

Sukirman Prioritaskan Perbaikan Jalan Rusak Kabupaten Pekalongan Hingga 2027

Pemkab Pekalongan mulai mempercepat penanganan infrastruktur jalan dan jembatan rusak di sejumlah wilayah.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/PEMKAB PEKALONGAN
JALAN RUSAK - Plt Bupati Pekalongan Sukirman meninjau jembatan ambles di kawasan Pelangi Pantianom Kecamatan Sragi, dan ruas Sepacar Kecamatan Tirto, Senin (11/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemkab Pekalongan mulai mempercepat penanganan infrastruktur jalan dan jembatan rusak di sejumlah wilayah.

Plt Bupati Pekalongan, Sukirman turun langsung meninjau beberapa titik kerusakan pada Senin (11/5/2026).

Sejumlah lokasi yang ditinjau di antaranya ruas jalan di Kecamatan Kesesi, jembatan ambles di kawasan Pelangi Pantianom Kecamatan Sragi, jalan di Desa Jatilondo Kecamatan Kedungwuni, hingga ruas Sepacar Kecamatan Tirto.

Kondisi jalan yang rusak dan jembatan yang mengalami ambles dinilai membutuhkan penanganan segera demi menunjang aktivitas masyarakat.

Baca juga: Warga Sidomulyo Pekalongan, Jaga Warisan Budaya Lewat Sedekah Bumi dan Wayang Kulit

BPKD Kabupaten Pekalongan Genjot PBB-P2, Target Rp 28 Miliar Dikejar Hingga Akhir Tahun

Sukirman menegaskan, perbaikan jalan dan jembatan menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah daerah menargetkan, perbaikan dilakukan secara bertahap hingga 2027.

"Perbaikan jalan rusak dan jembatan ambles sudah masuk prioritas pemerintah daerah. Penanganannya akan dilakukan bertahap mulai 2026 sampai 2027," ujarnya.

Menurutnya, kerusakan jalan di sejumlah titik dipicu oleh tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas tanpa pengawasan maksimal.

Karena itu, Pemkab Pekalongan akan mengkaji ulang pengaturan lalu lintas kendaraan berat agar kondisi jalan lebih terjaga.

Pihaknya juga berencana memperkuat koordinasi dengan pelaku usaha terkait pembatasan muatan kendaraan barang.

"Langkah tersebut diharapkan, mampu mengurangi kerusakan jalan yang kerap terjadi akibat overtonase," imbuhnya.

Selain itu, Sukirman menyebut kritik dan masukan masyarakat terkait kondisi jalan merupakan bentuk kepedulian yang harus ditindaklanjuti pemerintah.

Menurutnya, partisipasi publik menjadi dorongan penting dalam percepatan pembangunan daerah.

"Aspirasi masyarakat tentu kami dengarkan. Pemerintah tidak tinggal diam dan akan terus berupaya melakukan perbaikan," katanya.

Meski fokus pada pembangunan infrastruktur, pihaknya tetap berupaya menjaga keseimbangan program pembangunan di sektor lain seperti pendidikan dan kesehatan.

"Kami berharap, perbaikan jalan dan jembatan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved