Rabu, 3 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kajen

Seribu Mangrove Ditanam, Pemkab Pekalongan dan Kodim Bentengi Pesisir dari Abrasi

Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Kodim 0710 Pekalongan, menanam sebanyak 1.000 bibit mangrove di pesisir Desa Wonokerto Kulon, Pekalongan.

Tayang:
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok PROKOMPIM Kabupaten Pekalongan
TANAM MANGROVE - Plt Bupati Pekalongan Sukirman didampingi Komandan Kodim 0710 Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang saat menanam sebanyak 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Senin (25/5/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Kodim 0710 Pekalongan, menanam sebanyak 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Senin (25/5/2026). 

Penanaman ini menjadi langkah nyata, memperkuat benteng alami pantai sekaligus upaya bersama dalam menekan laju abrasi dan rob yang selama ini mengancam wilayah pesisir Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan yang dipusatkan di sekitar Pos TNI AL Wonokerto. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan, kolaborasi lintas sektor sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan perubahan lingkungan di wilayah pesisir, terutama ancaman abrasi yang terus mengikis garis pantai.

Baca juga: Eduwisata Mangrove Tapak Tawarkan Pelesiran Lingkungan, Ada Paket Susur Sungai hingga Tanam Bakau

"Pemerintah Kabupaten Pekalongan, tentu menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan ini."

"Penanaman mangrove sangat penting, untuk membantu memperkuat daya tahan pantai yang kita miliki serta mencegah abrasi. Karena itu, kami terus mendorong sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat," ujar Plt Bupati Sukirman.

Ia menambahkan, rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove akan terus diperluas ke sejumlah titik lain yang dinilai rawan.

Beberapa lokasi yang telah dipetakan, antara lain sepanjang garis pantai Wonokerto hingga kawasan perbatasan dengan Kota Pekalongan, termasuk wilayah Jeruksari, Kecamatan Tirto.

Selain memperluas area penghijauan, Pemkab Pekalongan juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kita ingin masyarakat ikut berpartisipasi aktif, termasuk generasi muda. Beberapa kegiatan sebelumnya juga telah melibatkan anak-anak muda agar tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan pesisir," imbuhnya.

Baca juga: 90 Persen Pesisir Pantai Terkikis Abrasi, Pemkab Kendal Gencarkan Penanaman Mangrove 

Sementara itu, Komandan Kodim 0710 Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang mengatakan, pemilihan Desa Wonokerto Kulon sebagai lokasi penanaman didasarkan pada kondisi wilayah yang membutuhkan perlindungan ekstra terhadap abrasi dan perubahan ekosistem pesisir.

Menurutnya, penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari komitmen bersama untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus melindungi masyarakat pesisir dari dampak kerusakan pantai.

"Di Kabupaten Pekalongan, kami menanam kurang lebih 1.000 bibit mangrove. Harapannya, pohon-pohon ini dapat tumbuh dengan baik sehingga mampu mengurangi abrasi dan menjaga kelestarian kawasan pesisir," jelasnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved