Selasa, 16 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Ditempa 10 Hari di Kendal, Maftuh Lebih Pede Masuki Pasar Digital Bursa UMKM

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan jumlah pelaku UMKM di Kendal terus meningkat pesat setiap tahunnya

Tayang:
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muslimah
Istimewa
PESERTA PELATIHAN - Para peserta pelatihan digital UMKM mengabadikan momen di sela pelatihan bersama instruktur di gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Kendal beberapa waktu lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Maftuh Jauhari kini lebih bersemangat dalam mengembangkan bisnis usaha madunya. 

Bisnis yang ia tekuni sejak setahun terakhir itu, kerap kali mengalami kesulitan masuk pasar digital.

Selama setahun pula, Maftuh memasarkan usahanya melalui media sosial Facebook maupun aplikasi perpesanan WhatsApp.

Sesekali, ia juga menggunakan metode gethuk tular untuk membranding usahanya.

Akan tetapi, Maftuh menilai kedua metode penjualan itu belum begitu maksimal. 

Baca juga: Suara Kemanusiaan dari Kendal, Membangun Empati untuk Negeri yang Terluka

"Saya biasanya jualan di Facebook, kadang laris kadang ya biasa saja. Dan menurut saya itu butuh teknik pemasaran lebih," katanya, Senin (8/12/2025).

Maftuh pun kemudian mengikuti program pemasaran UMKM yang digelar oleh Dinas Perdagangan, Koperasi (Disdagkop) dan UKM Kabupaten Kendal.

Pelatihan digelar selama sejak 24 November hingga 4 Desember. Selama proses pelatihan, Maftuh diajari menggunakan teknologi dan metode pemasaran melalui aplikasi khusus.

Aplikasi itu nantinya akan terhubung ke berbagai jejaring, yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan.

Yang menarik, peserta akan dilakukan pengujian khusus di akhir pelatihan dari Badan Standardisasi Nasional (BSN). 

"Banyak yang saya dapat selama pelatihan, intinya tentang bagaimana strategi marketting secara digital," ungkapnya.

Maftuh sempat beberapa kali tak bisa menyelesaikan bagian sewaktu proses pengujian. Dengan gigit jari, Maftuh pun dinyatakan tidak lolos proses pelatihan.

"Kalau enggak salah, yang lolos itu separuh. Tapi enggak papa, yang penting sedikit demi sedikit saya sudah bisa mempraktikkannya langsung,"

"Dan strategi ini nanti juga akan saya terapkan dalam proses penjualan saya." paparnya.

Sementara itu, Kepala Disdagkop Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan pelatihan difokuskan untuk membranding serta memasarkan produk untuk menambah nilai jual.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
Live
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved