Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Antrean Panjang Hingga 100 Meter, Pengendara Nekat Terobos Palang Demi Hindari Hujan

Antrean panjang jalur perlintasan rel kereta api Pandean Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, Kamis (11/12/2025). 

TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
BEREBUT JALAN - Momen pemotor saling berebut jalan di perlintasan sebidang rel kereta api di Pandean Kecamatan Kaliwungu Kendal, Kamis (11/12/2025). Hampir setiap hari, kemacetan timbul di dekat perlintasan rel kereta tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Hampir 5 menit berlalu, Marzuki berdiam diri di atas motor yang ia kendarai di dekat jalur perlintasan rel kereta api Pandean Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, Kamis (11/12/2025). 

Cuaca mendung sore itu, membuatnya gusar seandainya diguyur hujan sebelum tiba di rumah. 

Seusai palang dinaikkan petugas jaga rel kereta, Marzuki bergegas menyalakan motornya. 

Baca juga: 78 Pejabat Fungsional Pemkab Kendal Dilantik, Bupati Beri Pesan Khusus: Sesuaikan Ritme Kerja 

Seolah tak ingin ada celah di depannya, Marzuki yang kadung terburu-buru pun, langsung menerobos kerumunan pengguna jalan yang lain.

"Saya mau buru-buru pulang ke rumah, sudah mendung," ujarnya singkat, Kamis (11/12/2025).

Pemandangan itu, saban hari terjadi saat melintas lewat jalan utama Kaliwungu, terutama pada jam berangkat dan waktu pulang kerja.

Momen paling menegangkan pun seolah tak lagi dihiraukan, saat pemotor nekat menerobos meski palang rel kereta api sudah diturunkan.

Apalagi ketika antrean panjang menunggu kereta lewat.

Kondisi antrean bisa mencapai sekitar 100 meter ketika ada dua kereta lewat dari kedua arah.

"Kalau kemarin pas lagi perbaikan jalan Kaliwungu itu tambah macet," kata pengendara motor lain, Jupri.

Kepala Dishub Kendal, Mohammad Eko menuturkan jalur rel kereta api di Kendal mencapai panjang 27 kilometer dengan 28 perlintasan sebidang. 

Dari jumlah itu, 17 sudah memiliki pos jaga dan palang pintu, 7 dijaga secara swadaya, dan 4 tidak ada penjagaan sama sekali.

"Tahun depan semoga seluruh perlintasan bisa dilengkapi pos jaga dan palang pintu," tuturnya. 

Baca juga: Andik Waswas Tiap Melintas Pantura Gemuh dan Brangsong Kendal, Polisi: Jalur Rawan Kecelakaan

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan perlintasan sebidang adalah titik rawan kecelakaan.

Ia pun mengajak warga untuk lebih disiplin menaati rambu-rambu lalu lintas, khususnya rambu perkeretaapian.

"Warga harus makin disiplin dan tidak memaksakan diri melintas jika palang pintu sudah diturunkan," tandasnya. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved