Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kendal

Tadarus Rutin di Pemkab Kendal Bikin Suasana Ramadan Lebih Adem

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari ingin menciptakan suasana ramadan yang lebih adem, nyaman dan religius. 

TRIBUN JATENG/Agus Salim Irsyadullah
TADARUS ALQURAN - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari bersama jajaran Pemkab Kendal saat memberikan sambutan di acara tadarus bersama di Pendopo Pemkab Kendal, Kamis (26/2/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Lantunan ayat-ayat Alquran mengalun merdu saat memasuki pendopo Pemerintahan Kabupaten Kendal

Setiap hari selama ramadan, rutin diadakan tadarus bersama mulai pukul 13:00 - 15:00 WIB.

Tak hanya ASN, tadarus ini bisa diikuti secara umum melalui siaran digital langsung di YouTube Pemkab Kendal, maupun zoom meeting.

Baca juga: "Kuota Sudah Habis" Alasan Puskesmas Kendal II Tolak Rujukan Pasien BPJS, Emosi Agus Meledak

Tadarus Alquran ini dibimbing oleh pengasuh pondok pesantren Al Mutasyakirin Karangsari Kendal, KH Muhammad Syakir.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari ingin menciptakan suasana ramadan yang lebih adem, nyaman dan religius. 

Kegiatan ini pula diharapkan mampu meningkatkan mental religiusitas di lingkungan Pemkab Kendal.

"Momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, serta menumbuhkan kepekaan sosial kepada sesama," kata bupati yang akrab disapa Tika, Kamis (26/2/2026).

Tika menuturkan, ramadan menjadi momentum tepat untuk membasuh hati lebih jernih untuk menguatkan karakter spiritual, etos kerja, serta kebersamaan dalam mewujudkan Kendal yang religius dan harmonis.

"Kita tidak hanya membaca ayat-ayat suci, tetapi juga memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tuturnya.

Baca juga: Polesan Legenda Mitra Kukar Bawa Kendal Tornado FC Catatkan 5 Ceansheet di 5 Laga Beruntun

Kepala Bagian Kesra Setda Kendal, Muh Arif Masrukhin mengusung program one day one juz dalam kegiatan tadarus ini. 

"Tiap hari rata-rata satu juz, namun pada khataman nanti akan digenapkan 30 juz oleh para jamaah," jelasnya.

KH Muhammad Syakir menuturkan langkah ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk tetap menyediakan waktu khusus membaca Alquran di tengah kesibukan aktivitas keseharian.

"Bulan ramadan adalah waktu yang tepat untuk menanam keberkahan lebih, terutama membaca Alquran. Ini adalah program yang bagus, artinya walaupun sibuk tetap ada waktu untuk membaca Alquran," tandasnya. (ags) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved