Berita Kendal
Bupati Tika Soroti Program Perlindungan Pekerja Rendah, Partisipasi ASN Kendal Masih Rendah
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengungkapkan capaian keterlibatan ASN di program perlindungan pekerja rentan masih cukup rendah.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: deni setiawan
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengungkapkan capaian keterlibatan ASN di program perlindungan pekerja rentan masih cukup rendah.
Data yang dipaparkan, capaiannya menunjukkan angka 9,78 persen atau 26 ribu tenaga sektor informal yang baru terlindungi.
Padahal di Kabupaten Kendal, jumlah ASN dan PPPK mencapai 11.610 orang. Namun, keterlibatan ASN dalam program ini baru mencapai 1.136 orang.
Baca juga: Industri Manufaktur Kini Jadi Tulang Punggung Utama Ekonomi di Kendal
Dalam program ini, masing-masing ASN diminta ikut berperan aktif menjalankan atau mendukung program pemerintah untuk melindungi kelompok pekerja rentan.
Bupati yang akrab disapa Tika menambahkan, Pemkab Kendal menargetkan 276 ribu pekerja sektor informal yang terlindungi lewat program ini pada 2026.
"Bagi OPD, Bagian, Kecamatan, dan Korwilcam yang belum berpartisipasi agar segera berperan aktif."
"ASN yang berdomisili di luar Kabupaten Kendal pun diharapkan turut berkontribusi," kata Tika, Selasa (22/4/2026).
Tika menuturkan, capaian ini masih rendah di tengah upaya Pemkab Kendal menuju Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
Kondisi ini semakin menjadi tantangan saat efisiensi anggaran dan penurunan transfer keuangan daerah.
"Melalui rapat ini, saya berharap seluruh kepala OPD terus menggerakkan ASN untuk berpartisipasi aktif dengan melindungi minimal satu pekerja rentan," tuturnya.
Pj Sekda Kendal, Agus Dwi Lestari menambahkan, pihaknya telah memasukkan program perlindungan pekerja rentan dalam RPJMD 2025-2029 dengan target capaian 51,64 persen.
Selain itu, pihaknya juga mendorong perusahaan swasta memberikan CSR untuk perlindungan pekerja rentan.
Strategi lainnya, Agus akan mengalokasikan pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) melalui program Perlindungan Pekerja/Masyarakat Rentan (Permata).
Baca juga: 2 Warga Ngilir Kendal Jadi Korban Tawuran Gangster, Begini Kondisinya
"Melalui Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan."
"Salah satunya melalui Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan, negara hadir memberikan perlindungan nyata bagi pekerja rentan," ujarnya.
| Detik-detik Truk Hanyut Diterjang Banjir Sungai Bodri di Singorojo Kendal, Hendak Angkut Batu |
|
|---|
| Industri Manufaktur Kini Jadi Tulang Punggung Utama Ekonomi di Kendal |
|
|---|
| Waspada! Kemarau di Kendal Tahun Ini Diprediksi Lebih Panas dan Panjang |
|
|---|
| Sosok Niken Larasati, Komitmen Berdayakan Perempuan Lewat Gerakan Sosial di Kendal |
|
|---|
| Viral Tawuran Gangster di Ngilir Kendal, Ada Warga Terkena Sabetan Parang saat Melerai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260422-_-Paparan-Perlindungan-Pekerja-Rentan-di-Kendal.jpg)