Berita Kendal
Kawasan Seafer Segera MoU, Pemkab Kendal Perkuat Link and Match Dukung Kebutuhan SDM
Pemerintah Kabupaten Kendal terus menggenjot pembangunan kawasan industri sebagai penggerak roda ekonomi.
Penulis: Agus Salim Irsyadullah | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal terus menggenjot pembangunan kawasan industri sebagai penggerak roda ekonomi.
Setelah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal terbangun, kini di kawasan itu juga tengah memproses perluasan KEK tahap kedua seluas 1.200 hektar.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan selain di KEK, pusat industri baru di Kawasan Industri Seafer di pesisir Kecamatan Patebon direncanakan akan segera melakukan penandatanganan MoU.
Bupati yang akrab disapa Tika menyebut, saat ini sejumlah tenant sudah mulai melirik dan masuk ke Kawasan Industri Seafer.
"Pada 15 Juni besok akan ada MoU dari perusahaan dengan pemilik kawasan," katanya, Jumat (12/6/2026).
Menurutnya, keberadaan Kawasan Industri Seafer berpotensi besar mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Kendal.
Saat ini, ekonomi Kendal tumbuh sebesar 7,99 persen dan menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah, serta melampaui rata-rata nasional.
Baca juga: Terungkap Ternyata MBG Kurang Serap Telur dan Ayam Peternak di Jateng
"Tentu akan berpotensi bertambah lagi, sekarang pertumbuhan ekonomi kita 7,99 persen," tuturnya.
Tika pun mendorong kepada sekolah menguatkan program link and match untuk memperkuat kemitraan dengan dunia industri, agar kurikulum yang diajarkan sesuai kebutuhan pasar kerja.
"Pendidikan bermutu bukan hanya tanggung jawab pemerintah melalui dinas pendidikan.
Tetapi seluruh stakeholder, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, sampai masyarakat, harus ikut mewujudkan pendidikan bermutu," sambungnya.
Selain itu, Tika meminta sekolah menyediakan fasilitas untuk mendukung perkembangan skil. Sehingga siswa bisa lebih mengasah kompetensi agar bisa jadi tenaga ahli yang berdaya saing.
Dengan kombinasi perluasan kawasan industri dan penguatan link and match, Pemkab Kendal menargetkan bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal dan menaikkan daya saing daerah.
"Harapan kita, lulusan SMK nanti tidak hanya siap kerja dengan profesionalisme tinggi, tapi juga bisa berwirausaha,"
"Dengan begitu mereka bisa menciptakan peluang untuk diri sendiri dan orang lain, sekaligus memenuhi kebutuhan industri yang ada di Kabupaten Kendal." tandasnya. (ags)
| BREAKING NEWS, Modin Cabul Asal Curugsewu Kendal Divonis 12 Tahun Penjara |
|
|---|
| Masak Air Ditinggal Salat, Dapur Rumah Salbiyah di Sukorejo Kendal Terbakar |
|
|---|
| Desa Margorejo Sulap Sampah jadi BBM, Kendal jadi Pilot Project Nasional Penanganan Sampah |
|
|---|
| Sarmi, Nenek Asal Kendal Wafat di Jeddah Jelang Kepulangan usai Ibadah Haji |
|
|---|
| Proyek Urukan di Jalan Lingkar Kaliwungu Kendal Ternyata Belum Kantongi Izin Andalalin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260613_Dyah-Kartika-Permanasari.jpg)