Kanwil Kemenkum Jateng
Kemenkum Jateng Gelar Kultum Ramadhan, Bahas Adab Puasa
Ustadz Kholis Nur Mujahid dengan mengangkat materi “Adab Puasa Ramadhan” yang relevan dengan suasana awal bulan suci Ramadhan, Kamis (19/02/2026).
Penulis: Adi Tri | Editor: abduh imanulhaq
Ia menambahkan, “Orang yang bisa berpuasa itu imannya sehat. Maka jagalah kesehatan iman kita dengan melaksanakan puasa sebaik-baiknya.”
Ustadz Kholis juga memberikan penegasan mengenai niat berpuasa bagi mereka yang memiliki pekerjaan berat.
Ia menjelaskan bahwa seseorang tetap harus berniat puasa meskipun akan menjalankan pekerjaan yang menguras tenaga.
“Niatkan untuk berpuasa. Kalau nanti di tengah pekerjaan merasa sangat lemah hingga hampir pingsan, barulah ada keringanan. Tetapi yang tidak boleh adalah sejak awal sudah berniat tidak puasa karena merasa pekerjaannya berat,” jelasnya.
Memasuki pembahasan utama mengenai adab puasa, Ustadz Kholis menguraikan beberapa poin penting yang patut diperhatikan oleh setiap muslim.
Pertama, menyegerakan berbuka puasa ketika waktu maghrib telah tiba sebagai bentuk ketaatan terhadap sunnah.
Kedua, mengakhirkan sahur hingga mendekati waktu subuh untuk mendapatkan keberkahan.
Ketiga, meninggalkan perkataan kotor dan perbuatan tercela yang dapat mengurangi pahala puasa.
Keempat, mengusahakan mandi sebelum subuh agar dalam kondisi suci dan segar saat memulai ibadah puasa.
Ia juga menyampaikan anjuran untuk tidak berbekam saat berpuasa sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak melemahkan kondisi fisik.
Adab berikutnya adalah membaca doa ketika berbuka puasa sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT.
Selain itu, umat Islam dianjurkan memberikan makanan berbuka puasa kepada orang lain, meskipun hanya dengan satu butir kurma.
“Memberikan makanan berbuka, walaupun sederhana, pahalanya besar. Bahkan satu butir kurma pun jika diberikan dengan hati yang menyenangkan, itu sangat dianjurkan,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan agar meninggalkan hal-hal yang merugikan selama berpuasa, termasuk penggunaan telepon genggam secara berlebihan untuk hal yang tidak bermanfaat.
Selain itu, dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam menggunakan parfum serta menjaga kesederhanaan dalam berpenampilan.
| Kemenkum Jateng Hadiri Halal Bihalal Pengwil Ikatan Notaris Indonesia Jawa Tengah |
|
|---|
| Kemenkum Jateng Perkuat Sinergi dengan UPB dan UNIMUGO |
|
|---|
| Kemenkum Jateng Lanjutkan Pendampingan Pendaftaran Indikasi Geografis Keramik Klampok |
|
|---|
| Kemenkum Jateng Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan UMP dan Unwiku Purwokerto |
|
|---|
| Kemenkum Jateng Dampingi Pendaftaran Indikasi Geografis Batik Gumelem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260219_kemenkum.jpg)