Bank Syariah Bukopin lakukan MoU dengan PP Muhammadiyah
PP Muhammadiyah) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding- MoU) dengan Bank Syariah Bukopin(BSB)
Penandatanganan MoU t dilakukan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof.Dr.H.M.Din Syamsuddin, MA bersama dengan Riyanto Direktur Utama Bank Syariah Bukopin dan enam Bank Syariah lainnya yang dilaksanakan di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah,
“Sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Saya menyerukan, agar seluruh anggota dan amal usaha Muhammadiyah untuk segera memanfaatkan produk-produk jasa bank-bank syariah mitra Muhammadiyah ini.” ujar Din Syamsuddin.
Disamping itu Din menegaskan Muhammadiyah sebagai organisasi, juga bagi perorangan di mana banyak pengusaha-pengusaha Muhammadiyah agar menggunakan mitra bank ini.
“Kita bersyukur bisa dipercayai jadi salah satu mitra cash management. Nah penting juga bank-bank mitra ini bekerjasama, yang bisa dilakukan lewat konsorsium. Ini kan bukan hanya produk, tapi bagaimana membangun manajemen sistem informasi keuangan Muhammadiyah. Ini bagaimana bisa dilakukan lewat real time online,” sambung Riyanto
Diutarakan Riyanto , Produk BSB telah diperkenalkan ke masyarkat antara lain berupa Tabungan iB SiAga , Tabungan iB SiAga Bisnis, Tabungan iB Rencana, TabunganKu iB, Tabungan iB Haji, Deposito iB, dan Giro iB. Sementara layanan pembiayaan bisa melalui iB Jual-Beli (murabahah), iB bagi Hasil (musyarakah), iB bagi hasil (mudharabah), iB investasi terikat (mudharabah muqayyadah), iB K3A Pola Syariah, iB Pemilikan Rumah, iB Pemilikan Mobil, iB KPPA-Relending, iB Perjalanan Haji, iB Jaminan Tunai, dan iB Istishna parallel. Sementara produk jasa (service) yang ditawarkan Bank Syariah Bukopin yaitu Kartu ATM SiAga, Kartu SiAga , Visa Elektron, SMS Banking, Internet Banking, Phone banking, Save deposit box, Transfer, Kliring, Inkaso, RTGS, Payment point, dan SKBDN iB.
“Khusus layanan cash management kami akan memberikan layanan perbankan elektronis yang memudahkan nasabah dalam melakukan akses inquiry saldo dan transaksi secara Real Time On-Line. Layanan ini dilakukan melalui terminal komputer dari lokasi usaha masing-masing sehingga pengelolaan keuangan menjadi lebih efektif, efisien dan tersentralisasi,” jelas Riyanto.
Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat menciptakan kesepakatan dalam pelaksanaan ruang lingkup : Layanan Cash Management mencakup solusi pengelolaan likuiditas (liquidity solution), solusi pengumpulan iuran (collection solution), solusi tagihan (receivable solution) dan solusi pembayaran (payable solution); Pemanfaatan produk-produk dana seperti tabungan dan deposito agar dana Muhammadiyah yang ada di giro memberikan hasil yang optimal dengan fasilitas transweep/Zero Balance Account (ZBA) dan dengan imbal hasil khusus (special pricing) sebagai bentuk corporated deal; Pemanfaatan produk-produk pembiayaan yang berdasarkan prinsip syariah dalam rangka pengembangan usaha Muhammadiyah maupun dalam rangka mendukung kelancaran penyelesaian setiap jenjang pendidikan bagi para mahasiswa/siswa dilingkungan pendidikan maupun para anggota, berupa student financing maupun dengan pembiayaan agunan deposito dengan tingkat imbal hasil khusus (special pricing); Kerjasama usaha/bisnis lainnya yang saling menguntungkan di antara Para Pihak, diantaranya pembukaan loket Payment Point Online Bank (PPOB) bagi setiap unit amal usaha Muhammadiyah, ataupun dapat melakukan co-branding card bagi para mahasiswa/siswa/santri dilingkungan pendidikan maupun para anggota.
“Insya Allah dengan penandatanganan ini, antara Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan tujuh Bank Syariah tersebut akan memberikan hal positif serta keuntungan bagi kedua pihak sehingga kerjasama ini akan memberikan manfaat dan maslahat baik langsung dan tidak langsung kepada umat serta masyarakat Indonesia yang pada akhirnya akan menjadikan industri keuangan syariah sebagai alternatif yang baik, menguntungkan, serta pilihan masyarakat Indonesia,” tegas Din Syamsudin.