Kata Dokter, Bayi Prematur Beresiko Terkena Diabetes
Selain bayi yang dilahirkan dari penderita diabetes, ternyata bayi prematur juga beresiko terkena diabetes di masa depannya
Penulis: Puspita Dewi | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Diabetes bukanlah penyakit yang hanya mengancam pada usia di atas 40 tahun saja.
Selain bayi yang dilahirkan dari penderita diabetes, ternyata bayi prematur juga beresiko terkena diabetes di masa depannya.
Dokter Nur Anna C Sadyah SpPD FINASIM menuturkan bahwa pada bayi prematur, sistem kontrol pankreas bisa mengalami perubahan.
"Pada bayi prematur, organ-organ penting belum terbentuk dengan baik. Salah satunya adalah pankreas yang berfungsi untuk mengontrol insulin atau kadar gula darah," tutur Dokter Anna saat ditemui Tribunjateng.com pada Kamis (28/12/2017) di RS Hermina Banyumanik, Jalan Jenderal Pol Anton Sujarwo Nomor 195, Banyumanik, Semarang, Jawa Tengah.
Bayi yang lahir prematur, umumnya pankreasnya tidak bekerja dengan baik, sehingga mempengaruhi jumlah sel beta dalam pankreas.
"Sel beta membantu pankreas dalam sekresi hormon insulin untuk mengontrol kadar gula darah. Jumlah sel beta ini tetap sejak lahir. Bayi yang lahir prematur umumnya memiliki jumlah sel beta yang sedikit di pankreasnya, " tutur Dokter lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bayi-prematur-pixie-griffiths-grant_20151022_101914.jpg)