Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Inilah Susunan Pengurus PBNU Masa Khidmah 2022-2027 yang Telah Diumumkan

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf atau Gus Yahya mengumumkan nama-nama yang masuk susunan pengurus PBNU masa khidmah 2022-2027.

Penulis: m nur huda | Editor: m nur huda
Youtube/ Televisi NU
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf (tengah) didampingi Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Sekjend PBNU Saifullah Yusuf saat mengumumkan susunan pengurus PBNU, Rabu (12/1/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf atau Gus Yahya telah mengumumkan secara resmi nama-nama yang masuk susunan pengurus PBNU masa khidmah 2022-2027.

Pengumuman disampaikan di gedung PBNU pada Rabu (12/1/2022) dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Sekjend PBNU Saifullah Yusuf dan para jajaran pengurus lainnya, disiarkan secara live streaming melalui TV Nahdlatul Ulama.

Gus Yahya mengungkapkan, susunan pengurus PBNU masa khidmah 2022-2027 ditetapkan pada 12 Januari 2022 dan berakhir pada 12 Januari 2027.

Saat  menyampaikan pengumuman, Gus Yahya mengungkapkan sejumlah hal. Di antaranya jumlah pengurus lebih banyak dibanding biasanya.

"Kami sengaja merancang sedemikian rupa karena NU memiliki konstituensi yang sangat luas, bahkan hasil survei warga NU atau yang mengaku warga NU mencapai separuh dari populasi Muslim di Indonesia. Kami berkepentingan untuk menjangkau seluasnya sehingga kami membutuhkan personel yang cukup banyak," ungkapnya.

Alasan lain, lanjut Gus Yahya, terkait visi yang diusung dengan sendirinya menuntut perkembangan aktivitas yang berlipat dari sebelumnya, sehingga membutuhkan personel untuk menangani pekerjaan yang besar.

"Postur pengurus ini mencerminkan realitas multipolar yang ada dalam lingkungan kita, baik dari segi kedaerahan, gender, maupun orientasi politik. Dari segi kedaerahan, seluruh daerah di Indonesia terwakili dalam jajaran pengurus PBNU sehingga PBNU yang kita miliki ini adalah berwajah Nusantara," tuturnya.

Gus Yahya juga mengungkapkan, dalam sejarah Nahdlatul Ulama, yang telah berdiri sesuai kalender Masehi telah 96 tahun dan kalender Hijriyah selama 99 tahun, kaum perempuan diakomodasi dalam pengurus harian PBNU.

Ditambahkannya, jajaran pengurus PBNU masa khidmah 2022-2027 yang terdiri dari berbagai latar belakang, menurutnya, sebagaimana visi awal bahwa PBNU akan mengambil jarak secara setara dengan berbagai sudut kepentingan politik.

"Itu kita lakukan dengan cara mengakomodasi elemen-elemen kepentingan dari berbagai macam supaya dalam kepengurusan bisa saling menngontrol untuk menjaga agar jarak NU dengan pihak lain sama," katanya.

Sementara itu, Wakil Sekjend PBNU, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid atau Alissa Wahid yang mewakili kaum perempuan, mengungkapkan, bahwa ini adalah terobosan baru dalam sejarah perjalanan NU sebagai jamiyah.

"Walaupun sejak awal kita sadari sebenarnya ruang bagi perempuan di NU sudah sangat besar. Dalam acara-acara NU untuk perempuan juga sangat besar, sebab para Nyai juga mengurusi pondok, mengurusi pengajian dan menguruisi kegiatan publik," katanya.

"Jadi ini tentu menjadi ini amanah bukan untuk diri pribadi, tapi ini gerbang perempuan NU memperbesar khidmahnya bagi NU, umat Islam, dan Indonesia dan peradaban dunia," kata putri Almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini.

Berikut Susunan Pengurus PBNU Masa Khidmah 2022-2027: 

 
MUSTASYAR
 
KH. A. Mustofa Bisri AGH. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved