Berita Nasional
Kasus Covid-19 Terus Naik, Jokowi Minta Masyarakat Tenang
Kasus positif Covid-19 di Indonesia per Minggu (13/2) bertambah sebanyak 44.526 kasus. Tambahan tersebut membuat total kasus covid-19 di Indonesia sej
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kasus positif covid-19 di Indonesia terus menanjak dengan angka positif harian mendekati bulan Juli tahun lalu.
Kasus positif Covid-19 di Indonesia per Minggu (13/2/2022) bertambah sebanyak 44.526 kasus. Tambahan tersebut membuat total kasus covid-19 di Indonesia sejak awal pandemi mencapai 4.807.778 kasus.
Satgas Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 111 pasien meninggal dunia kemarin, membuat total angka kematian berada di angka 145.176 pasien.
Sementara itu total pasien sembuh mencapai 4.309.763 kasus, setelah penambahan pasien sembuh sebanyak 26.916 hari ini.
Jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak 451.040 unit. Adapun total kasus aktif per hari ini berada di angka 352.839 pasien, atau bertambah sebanyak 17.499 pasien dibandingkan kemarin. Sementara itu, tercatat jumlah suspek sebanyak 23.218 orang per hari ini.
Kementerian Kesehatan menyebut sebagian besar tenaga kesehatan itu tertular bukan saat bekerja, melainkan ketika bepergian ke mal, pasar atau pusat perbelanjaan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga berulang kali menyatakan bahwa masyarakat tidak perlu takut dengan angkat kasus yang terus meningkat dalam jumlah ribuan setiap hari. Menurutnya, varian Omicron memang mudah menular, namun tingkat fatalitasnya rendah alias bergejala ringan.
Budi yakin lonjakan kasus virus corona yang kini terjadi bisa dikendalikan pada akhir Februari atau Maret mendatang. Dia pun meminta masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penularan.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tidak panik.
"Saya meminta masyarakat untuk tetap tenang, disiplin menjaga protokol kesehatan dan kurangi aktivitas yang tidak perlu," ujar Jokowi di akun resmi instagramnya @jokowi dikutip Minggu(13/2/2022).
Jokowi mengatakan, varian Omicron memiliki tingkat penularan yang tinggi. Namun, tingkat kematian akibat varian Omicron lebih rendah jika dibandingkan dengan varian Delta.
"Pandemi Covid-19 di tanah air, sesuai perkiraan, tengah menanjak dengan angka positif harian mendekati puncak kasus seperti bulan Juli tahun lalu," kata Jokowi.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi, menyatakan bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit masih di bawah 60 persen. Menurut Nadia, meski kasus Covid-19 terus meningkat pemerintah mencatat keterisian tempat tidur di RS sebesar 30 persen.
"BOR masih di bawah 60 persen. Hari ini 30 persen," ujar Nadia.
Nadia pun menyatakan, pemerintah terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19. Ia menyebutkan, beberapa langkah pemerintah yaitu evaluasi dan penyesuaian level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), mempercepat pelaksanaan vaksinasi penguat (booster), serta mendorong pelacakan dan pengetesan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/presiden-joko-widodo-jokowi-selasa-30112021-di-pangkalan-tni-au.jpg)