Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Liputan Khusus

Liputan Khusus: Harga Brokoli dan Anggur Naik 40 Persen

Pedagang bilang harga naik karena biaya transportasi juga naik terpengaruh harga BBM. Selain itu, kebutuhan bahan pokok di bulan Ramadan meningkat dra

Penulis: faisal affan | Editor: m nur huda
net
Brokoli 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di bulan Ramadan sudah dianggap wajar.

Namun ada sayuran, telur, ayam, dan buah mengalami kenaikan harga signifikan. Pedagang mengatakan kenaikan harga ini karena memang dari distributor sudah naik harganya.

Pedagang bilang harga naik karena biaya transportasi juga naik terpengaruh harga BBM. Selain itu, kebutuhan bahan pokok di bulan Ramadan meningkat drastis sehingga harga ikut naik. Selain itu, pedagang mengatakan kenaikan harga karena pasokan menurun.

Tribunjateng.com melakukan penelusuran dan survei harga beberapa kebutuhan pokok termasuk sayur mayur di beberapa pasar di Jawa Tengah, antara lain di Kota Semarang, Kendal, Tegal, Salatiga, Purwokerto dan kota lainnya. Harga ayam, telur, gula pasir, daging, beras, sayuran mengalami kenaikan berbeda-beda.

Di pasar tradisional Kabupaten Kendal, harga kembang kol, brokoli, apel merah, dan anggur naik signifikan. Tidak hanya itu, sejumlah bumbu dapur juga mengalami kenaikan di awal pekan kedua Ramadan ini.

Seorang pedagang di Pasar Kota Kendal, Nur Jannah mengatakan, kenaikan paling tinggi dialami kembang kol dan brokoli. Kembang kol kini dibandrol Rp 23.000 per kilogram, naik Rp 8.000 dari harga sebelumnya Rp 15.000 per kilogram. Sementara brokoli naik Rp 7.000, dari harga Rp 18.000 per kilogram menjadi Rp 25.000 per kilogram.

Cabai stabil

Selian itu, harga beberapa jenis sayuran lainnya juga merangkak naik. Seperti timun, sawi, bayam, dan beberapa jenis sayuran naik Rp 1.000 - Rp 3.000 per kilogramnya. "Enggak tahu ini sayuran saja sudah pada naik, cuma cabai saja yang masih stabil. Biasanya naiknya menjelang lebaran," terang Nur Jannah, Minggu (10/4/2022).

Dia tidak mengetahui apa penyebab naiknya harga komoditi sayuran kali ini. Menurutnya, stok yang ada dari tingkat petani masih cukup banyak, tanpa terjadi kelangkaan. Selain itu, kenaikan harga juga dialami komoditi bumbu dapur.

Seorang pedagang sembako, Jumanah mengatakan, harga bawang merah naik Rp 2.000, menjadi Rp 32.000 per kilogram. Begitu juga harga bawang putih dari Rp 32.000 per kilogram menjadi Rp 34.000 per kilogram.
Telur ayam juga merangkak naik dari Rp 23.000 per kilogram menjadi Rp 25.000 per kilogram.

Minyak goreng curah dari Rp 18.000 per kilogram menjadi Rp 22.000 per kilogram.

"Gula pasir juga naik, sekarang Rp 14.500 per Kg. Gula jawa juga naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 28.000 per Kg," jelasnya.

Buah impor

Senada dengan Nur Jannah, harga cabai di tempatnya juga masih stabil. Dibandrol mulai dari Rp 20.000 per kilogram - Rp 40.000 per kilogram tergantung jenisnya.

"Semua pada naik, padahal masalah minyak goreng saja belum kelar. Bukannya jadi terjangkau, justru semakin naik," kata dia.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved