Mutasi TNI 2024
SOSOK Djon Afriandi, Danjen Kopassus, Lulusan Terbaik Akmil, Pengalaman Paspampres dan Perangi GAM
Brigjen Djon Afriandi akan menempati posisi baru sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
TRIBUNJATENG.COM - Gerbong mutasi dan rotasi di tubuh TNI kembali bergerak. Kali ini, ada 38 perwira tinggi (Pati) TNI yang menempati posisi baru.
Salah satu Pati TNI AD yang dapat tugas baru adalah Brigjen Djon Afriandi.
Sebelumnya, perwira TNI dengan bintang satu di pundak ini adalah Staf Khusus Kasad.
Kini, seiring mutasi dan rotasi yang diteken Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Brigjen Djon Afriandi akan menempati posisi baru sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus.
Seiring tugas baru itu, pangkat di pundak perwira TNI yang besar bersama Kopassus dan Paspampres juga akan bertambah satu bintang. Sehingga nanti ia sah menjadi Mayor Jenderal (Mayjend) TNI.
Baca juga: Pangdam IV/Diponegoro Naik Jadi Wakasad, Penggantinya Danjen Kopassus, 38 Pati TNI Dimutasi
Baca juga: SOSOK Mayjend Tandyo, Kelahiran Solo, Baru 2 Bulan Jabat Pangdam IV/Dip, Kini Bintang 3 Jadi Wakasad
Djon Afriandi adalah satu di antara perwira tinggi TNI yang mengalami rotasi dan mutasi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Ia yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Khusus Kasad bakal menggantikan Mayjen TNI Deddy Suryadi yang juga mendapat tugas baru menjadi Pangilma Kodam (Pangdam) IV/Diponegoro.
Menilik profil Djon Afriandi, dirinya merupakan lulusan terbaik Akademi Militer serta penerima Adhi Makayasa tahun 1995.
Sepak terjang Djon Afriandi bersama pasukan baret merah Kopassus patut diacungi jempol.
Adapun dikutip dari Tribun Cirebon, Djon, pernah menjadi Komandan Batalyon 13 Grup 1/Kopassus dan Komandan Grup 1/Kopassus.
Djon pun menjadi Komandan Detasemen Walpri Grup A Paspampres dan Wakil Komandan Grup A Paspampres.
Setelah singgah di Koorspri Kasad, Djon dua tahun menjabat Komandan Korem 012/Teuku Umar.
Salah satu prestasi Brigjen Djon Afriandi adalah saat memimpin satuan elite kopassus di Aceh.
Kala itu ada sebuah momen di mana seorang prajurit Kopassus dengan berani menyelamatkan seorang bocah perempuan di bawah berondongan peluru.
Prajurit itu bernama Pratu Stanley, anggota Kompi Kopassus anak buah Letnan Satu (Lettu) Inf Djon Afriandi.
| Kecelakaan Maut Dini Hari, Pasutri Naik Vario Tewas Ditabrak Ford Everest |
|
|---|
| 2 Pikap Tabrakan di Tikungan, 2 Orang Tak Sadarkan Diri Dilarikan ke RS |
|
|---|
| Kisah Pelarian Taufik Hidayat karena Bunuh Mantan Istri Sebelum Didor Polisi, Motif Sakit Hati |
|
|---|
| Motor Hilang Kendali Nyemplung Saluran Air Sedalam 2 Meter, 1 Tewas dan 1 Luka |
|
|---|
| Dua Wanita Pemotor Tewas Terseret Truk Boks di Perempatan Tugu Wisnu Manahan Solo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kopassus-tni-ad_20180405_080022.jpg)