Puisi
Puisi Suara Malam Karya Chairil Anwar, Dunia Badai dan Topan
Puisi Suara Malam Chairil Anwar: Suara Malam Dunia badai dan topan Manusia mengingatkan “Kebakaran di Hutan”
Penulis: Awaliyah P | Editor: galih permadi
Puisi Suara Malam Chairil Anwar
TRIBUNJATENG.COM - Puisi Suara Malam Chairil Anwar:
Suara Malam
Dunia badai dan topan
Manusia mengingatkan “Kebakaran di Hutan”
Jadi ke mana
Untuk damai dan reda?
Mati.
Barang kali ini diam kaku saja
Dengan ketenangan selama bersatu
Mengatasi suka dan duka
Kekebalan terhadap debu dan nafsu.
Berbaring tak sedar
Seperti kapal pecah di dasar lautan
Jemu dipukul ombak besar.
Atau ini.
Peleburan dalam Tiada
Dan sekali akan menghadap cahaya.
Ya Allah! Badanku terbakar – segala samar.
Aku sudah melewati batas.
Kembali? Pintu tertutup dengan keras.
(*)
| 10 Puisi Kemerdekaan Karya Penyair Indonesia, Cocok untuk 17 Agustus dan Perayaan HUT Ke-80 RI |
|
|---|
| Puisi Sapardi Djoko Damono: Hujan Bulan Juni |
|
|---|
| Puisi Sapardi Djoko Damono: Berjalan ke Barat Waktu Pagi Hari |
|
|---|
| 5 Puisi Hari Ibu 22 Desember 2024, Karya Joko Pinurbo, Wiji Thukul hingga Sapardi Djoko Damono |
|
|---|
| Puisi Adegan Film: Burung Gereja Karya Bernard Batubara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Puisi-Catetan-Th-1946-Chairil-Anwar.jpg)