Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Kasus HIV/AIDS di Batang 2025 Tembus 155, Dinkes Gencarkan Skrining dan Edukasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat temuan kasus HIV/AIDS baru sepanjang 2025 mencapai angka yang cukup mencolok.

Penulis: dina indriani | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATENG/dina indriani
KASUS HIV/AIDS - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat temuan kasus HIV/AIDS baru sepanjang 2025 mencapai angka yang cukup mencolok. Plt Kepala Dinkes Batang, Ida Susilaksmi, menyebut ada 155 kasus baru terdiri dari 81 laki-laki dan 74 perempuan. (TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI) 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat temuan kasus HIV/AIDS baru sepanjang 2025 mencapai angka yang cukup mencolok.

Plt Kepala Dinkes Batang, Ida Susilaksmi, menyebut ada 155 kasus baru terdiri dari 81 laki-laki dan 74 perempuan.  

Lebih memprihatinkan, tiga di antaranya masih berstatus anak-anak yang sama sekali tidak memahami risiko penularan.

Baca juga: 500 Pohon Ditanam di Tombo, Simbol Pemulihan Hulu Batang

"Jumlah orang dengan HIV (Odhiv) yang masih hidup hingga Oktober 2025 mencapai 1.059 orang,” tutur Ida, Selasa (2/12/2025).

Ida menjelaskan, deteksi dini dilakukan secara masif dengan menyasar kelompok berisiko.

Hingga Oktober 2025, 11.645 orang dari populasi kunci telah menjalani pemeriksaan.  

Populasi kunci itu meliputi ibu hamil, pekerja seks perempuan, lelaki seks lelaki (LSL), penderita TBC, warga binaan, waria, hingga pengguna jarum suntik.

“HIV dan TBC punya hubungan erat karena keduanya sama-sama melemahkan imunitas. Karena itu wajib dilakukan skrining silang,” tegasnya.

Meski upaya skrining berjalan, Ida menilai tantangan terbesar justru datang dari stigma masyarakat.

“HIV masih dianggap penyakit kutukan. Padahal banyak anak-anak dan ibu rumah tangga tertular bukan dari perilaku berisiko,” jelasnya.  

Ia menambahkan, persepsi keliru seperti anggapan HIV menular lewat toilet, bersalaman, atau sekadar berada dalam satu ruangan masih sering ditemui. 

“Padahal HIV hanya menular lewat kontak seksual, darah, dan jarum suntik,” ujarnya.

Pengelola Program HIV Dinkes Batang, Ratih Ristianti, merinci temuan kasus sepanjang 2025:  

- Anak-anak: 3  

- Calon pengantin: 6  

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved