Berita Batang
APBD Dikencangkan, Pemkab Batang Putar Otak agar Layanan Warga Tetap Jalan
Kondisi ini memaksa pemerintah daerah untuk benar-benar mengencangkan ikat pinggang.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: M Syofri Kurniawan
Namun, di tengah keterbatasan itu, Pemkab Batang tidak sepenuhnya bertahan defensif.
Pemerintah justru menyiapkan langkah jangka panjang melalui penguatan badan usaha milik daerah.
“Kami tetap mengalokasikan penyertaan modal Rp2 miliar untuk Perusda. Ini investasi agar ke depan perusahaan daerah bisa mandiri dan memberikan kontribusi nyata ke PAD,” tuturnya.
Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mengurangi ketergantungan Batang terhadap dana transfer pusat.
Bagi warga seperti Ani, kepastian bahwa sekolah tetap berjalan dan layanan publik tidak tersendat menjadi hal terpenting.
Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Batang memilih fokus merapikan belanja, menahan diri, namun tetap menjaga denyut pelayanan agar kehidupan masyarakat tidak ikut terpangkas. (Ito)
Baca juga: Ketika Warga Desa Jadi Garda Terdepan Bencana, BPBD Batang Dorong Lahirnya Destana
| Sekolah Rakyat di Batang Disiapkan, Kepala Dinsos: Banyak Anak Miskin Belum Tersentuh Pendidikan |
|
|---|
| Batang Dipercaya Jadi Basis Produksi Asia, Investasi Korea Rp 429 Miliar Mulai Masuk |
|
|---|
| Pemkab Batang Jajaki Mobil Listrik untuk Pejabat, Biaya Operasional Diklaim Lebih Hemat |
|
|---|
| BREAKING NEWS Adu Banteng Truk Diesel vs Tronton di Pantura Subah Batang, 1 Sopir Luka Berat! |
|
|---|
| Pantai Jodo Diproyeksikan Jadi Wisata Prioritas, Tapi Jalur Aksesnya Masih Memprihatinkan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260116_Sekda-Sri-Purwaningsih.jpg)