Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

DPUPR Batang Respons Kritik Dewan soal Pembangunan Jalan Parsial, Terkait Keterbatasan Anggaran

Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, menegaskan pihaknya tidak alergi terhadap kritik selama disampaikan secara terukur dan masuk akal

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama
DPUPR BATANG - Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono saat ditemui di kantor Kecamatan Batang. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Dapat kritik dari DPRD Kabupaten Batang terkait pembangunan jalan dan drainase yang dinilai dikerjakan secara parsial mendapat respons terbuka dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Batang

Kepala DPUPR Batang, Endro Suryono, menegaskan pihaknya tidak alergi terhadap kritik selama disampaikan secara terukur dan masuk akal.

“Terkait kritik dewan, enggak apa-apa. Siapapun kalau memberi masukan atau kritikan, kami oke. Dan tadi kritikannya masuk akal semua,” kata Endro kepada Tribunjateng, Selasa (3/2/2026).

Ia mengakui, kondisi di lapangan saat ini memang menunjukkan adanya pembangunan yang dilakukan secara bertahap atau terbagi - bagi. 

Baca juga: Bupati Batang Soroti Ketidaksinkronan Data OPD dengan Bapperida

Hal tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran yang harus dibagi ke berbagai titik.

“Faktanya sekarang memang dibagi-bagi. Istilahnya ada Rp1 miliar, Rp1 miliar, dan lain-lain. Tapi kritikan itu menjadi evaluasi bagi TAPD dan dinas teknis kami,” jelasnya.

Endro menambahkan, setiap masukan dari legislatif akan menjadi perhatian khusus, terutama yang berkaitan langsung dengan dampak ke masyarakat, seperti persoalan jalan dan drainase.

Menanggapi kemungkinan perubahan sistem pengerjaan, termasuk opsi lelang atau sistem baru agar pembangunan lebih terintegrasi, Endro menyebut hal tersebut masih dalam tahap kajian.

“Itu menjadi kajian. Keputusan nantinya ada di TAPD. Mereka melihat dari lima sisi, mulai dari kebutuhan kemendesakan, visi-misi Bupati, efisiensi, keberlanjutan, dan pertimbangan lainnya,” ungkapnya.

Salah satu kritik yang mencuat adalah kondisi drainase di Jalan Patimura, yang dinilai buntu dan dikerjakan secara sepotong - sepotong sehingga memicu genangan air saat hujan.

Menanggapi hal tersebut, Endro membenarkan kondisi tersebut dan mengakui bahwa persoalan drainase menjadi pekerjaan rumah yang perlu dibenahi secara menyeluruh.

“Betul, betul. Itu memang menjadi perhatian,” tuturnya.

DPUPR Batang, tetap berkomitmen menjadikan kritik dewan sebagai bahan evaluasi agar ke depan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan drainase, bisa lebih terencana, berkelanjutan, dan tidak lagi bersifat parsial. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved