Kamis, 9 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Kasus Sengatan Tawon Jadi Perhatian, Dinkes Batang Ingatkan Warga Waspada Reaksi Alergi

Kasus warga yang tersengat tawon di wilayah Kabupaten Batang menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan

Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/Tito Isna Utama
PEMKAB BATANG - Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi saat ditemui di kantornya untuk menyampaikan sengatan tawon, terutama jenis vespa, bisa sangat berbahaya, terlebih jika terjadi dalam jumlah banyak atau pada kelompok rentan seperti lansia.  

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kasus warga yang tersengat tawon di wilayah Kabupaten Batang menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan.

Dari data Dinkes Kabupaten Batang sudah ada dua korban sempat dirawat di Puskesmas dan kini dilaporkan dalam kondisi membaik.

Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi, menjelaskan bahwa sengatan tawon, terutama jenis vespa, bisa sangat berbahaya, terlebih jika terjadi dalam jumlah banyak atau pada kelompok rentan seperti lansia.

“Tawon vespa memang sangat berbahaya. Tapi bahkan tawon biasa pun, kalau menyengat dalam jumlah banyak, bisa menimbulkan reaksi alergi yang tidak bisa diprediksi,” kata Ida kepada Tribunjateng, Kamis (19/2/2026).

Baca juga: Petani Lansia di Blado Batang Meninggal Tersengat Tawon Gong

Masih Bolehkan Makan dan Minum Setelah Imsak? Berikut Penjelasan Ulama

Reaksi alergi akibat sengatan tawon berbeda-beda pada setiap orang. 

Ada yang hanya mengalami bengkak atau bentol ringan, namun ada pula yang sampai mengalami sesak napas hingga kondisi serius lainnya.

“Kalau muncul sesak napas, demam, bengkak makin besar, atau reaksi yang tidak biasa, harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Untuk penanganan awal, Ida menyarankan masyarakat terlebih dahulu mengidentifikasi jenis tawon jika memungkinkan. 

Jika diduga sengatan berasal dari tawon vespa atau korban mengalami banyak sengatan, sebaiknya langsung dibawa ke fasilitas kesehatan.

Namun jika hanya sengatan ringan dan tidak menunjukkan gejala berat, bisa dilakukan pengawasan di rumah.

Penggunaan salep atau lotion untuk gigitan serangga dapat membantu meredakan bengkak ringan.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada, terutama jika korban merupakan lansia atau memiliki riwayat alergi.

“Respon tubuh setiap orang berbeda. Jadi jangan anggap remeh, terutama jika kondisinya memburuk,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Batang pun memastikan, melalui Tim Gerak Cepat di tiap Puskesmas, penanganan kasus sengatan tawon maupun kejadian darurat lainnya siap dilakukan sewaktu - waktu, termasuk selama Ramadan dan musim hujan. (Ito)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved