Ibadah Haji
Demi Keselamatan Jemaah Haji, Sopir Bus di Batang Jalani Tes Kesehatan Sebelum Berangkat
Keselamatan ratusan jemaah calon haji asal Kabupaten Batang tak hanya bergantung pada kesiapan armada bus.
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, BATANG – Keselamatan ratusan jemaah calon haji asal Kabupaten Batang tak hanya bergantung pada kesiapan armada bus, tetapi juga kondisi fisik para pengemudi yang mengantar perjalanan menuju Embarkasi Donohudan.
Untuk memastikan perjalanan aman dan lancar, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap sopir dan kru bus sebelum keberangkatan, Minggu (26/4/2026).
Pemeriksaan dilakukan di Pendopo Kabupaten Batang dengan melibatkan tim kesehatan dari Dinkes Batang.
Baca juga: Ular Kobra Masuk Kamar Warga Brebes Tengah Malam, Damkar Evakuasi Saat Itu Juga
Baca juga: Terungkap Penderitaan Balita di Daycare Little Aresha Jogja, Kamar Sempit Diisi 20 Anak
Para pengemudi menjalani pengecekan tekanan darah, suhu tubuh hingga pemeriksaan kondisi umum untuk memastikan mereka dalam keadaan fit saat membawa jemaah.
Kepala Dinas Kesehatan Batang, Ida Susilaksmi mengatakan, pemeriksaan tersebut menjadi langkah penting guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan yang dapat membahayakan perjalanan jemaah selama di perjalanan.
“Pengemudi memiliki peran vital dalam perjalanan haji. Karena itu kami memastikan mereka benar-benar dalam kondisi sehat dan prima sebelum membawa jemaah menuju Embarkasi Donohudan,” kata Ida kepada Tribunjateng, Minggu (26/4/2026)
Menurutnya, perjalanan menuju embarkasi membutuhkan konsentrasi tinggi dan kondisi tubuh yang stabil.
Karena itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini agar para pengemudi tetap fokus dan tidak mengalami gangguan kesehatan di tengah perjalanan.
Selain pemeriksaan kesehatan, para sopir juga diingatkan untuk menjaga pola istirahat, mencukupi kebutuhan cairan tubuh dan menghindari kelelahan sebelum bertugas.
Salah satu sopir bus, Muji Suharjo mengaku bersyukur hasil pemeriksaan menunjukkan kondisinya dalam keadaan baik dan siap bertugas mengantar jemaah calon haji.
“Alhamdulillah hasil pemeriksaannya baik. Tensi normal, suhu tubuh juga aman. Kami memang harus menjaga stamina dan cukup istirahat supaya perjalanan tetap aman dan nyaman bagi jemaah,” ujarnya.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan sangat membantu para pengemudi untuk mengetahui kondisi tubuh mereka.
Dengan begitu, perjalanan jemaah calon haji dapat berlangsung lebih aman hingga tiba di Donohudan. (Ito)
| Kisah Ngadiyono Jemaah Haji Asal Jepara Lawan Penyakit Paru-paru, Kini Dimakamkan di Makkah |
|
|---|
| Kisah Mbah Painah di Wonosobo, Buruh Petik Daun Pisang yang Berhasil Naik Haji |
|
|---|
| Pulang Sebelum Sampai Ka’bah: Kisah Empat Calon Jemaah Haji Kendal yang Gagal Terbang |
|
|---|
| Jemaah Haji Asal Kabupaten Semarang Mulai Diberangkatkan |
|
|---|
| Pesan Wabup Wurja ke Calon Jamaah Haji Brebes: Jaga Kesehatan dan Nama Baik Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260426_PENGECEKAN-KESEHATAN-Suasana-petugas.jpg)