Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Krenova Batang 2026 Jadi Panggung Lahirnya Inovator Muda Kreatif

Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang menghadirkan fenomena baru.

Tayang:
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: raka f pujangga
TRIBUN JATENG/Dok Pemkab Batang
LOMBA - Suasana Bapperida Batang menggelar Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang, Kabupaten Batang. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang menghadirkan fenomena baru. 

Jika pada tahun - tahun sebelumnya peserta didominasi kalangan SMA dan masyarakat umum, tahun ini pelajar tingkat SMP mulai unjuk gigi membawa berbagai gagasan inovatif, terutama di bidang ketahanan pangan.

Ajang yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Batang itu menjadi ruang lahirnya inovator muda daerah. 

Baca juga: Kejar Lampu Jalan Modern, Pemkab Batang Siapkan SDM Khusus Hadapi Proyek KPBU

Tercatat sembilan tim dari jenjang SMP ikut berpartisipasi dalam kompetisi yang berlangsung di Ruang Ujungnegoro Bapperida Batang.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Batang, Dwi Yanti, mengatakan peningkatan keterlibatan pelajar SMP menjadi perkembangan positif dalam ekosistem inovasi di Kabupaten Batang.

“Pada Krenova tahun sebelumnya belum ada peserta dari SMP. Tahun ini ada sembilan tim yang ikut. Ini menunjukkan semangat inovasi mulai tumbuh sejak usia dini," kata Dwi kepada Tribunjateng, Selasa (28/4/2026). 

Menurutnya, Krenova 2026 mengangkat tema penguatan ketahanan pangan melalui aspek ketersediaan, akses, dan pemanfaatan pangan. 

Tema tersebut dipilih agar inovasi masyarakat selaras dengan tantangan pembangunan daerah sekaligus mendukung fokus lomba Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Krenova juga diposisikan sebagai wadah pembinaan bagi masyarakat dan pelajar untuk mengembangkan ide kreatif yang dapat diterapkan secara nyata.

Berbagai bidang inovasi dilombakan, mulai dari pertanian dan pangan, energi dan rekayasa teknologi manufaktur, kesehatan, pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi, hingga industri kreatif.

Dwi menuturkan, Pemkab Batang tidak ingin inovasi peserta berhenti sebatas lomba. 

Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan pendampingan lanjutan bagi para pemenang agar hasil karya mereka bisa berkembang lebih luas.

“Pemenang akan difasilitasi untuk pengurusan hak kekayaan intelektual seperti hak paten dan hak cipta. Kami juga membuka peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, hingga komunitas agar inovasi mereka bisa terus dikembangkan,” jelasnya.

Selain itu, para pemenang juga akan mendapat kesempatan mengikuti pameran inovasi di tingkat provinsi maupun nasional sebagai langkah memperluas jaringan dan memperkenalkan karya inovatif asal Batang ke tingkat lebih tinggi.

Baca juga: Tragedi Diva Maelisa Bongkar Persoalan Pekerja Anak di Batang, Ketua DPRD Soroti Peran Pemdes

Total hadiah sebesar Rp31 juta disiapkan dalam kompetisi tersebut, lengkap dengan piagam penghargaan dari Bupati Batang

Para juara nantinya juga akan mewakili Kabupaten Batang pada ajang Krenova tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Melalui munculnya para inovator muda dari kalangan pelajar, Pemkab Batang berharap budaya riset dan kreativitas dapat tumbuh lebih kuat di tengah masyarakat serta menjadi bagian penting dalam mendorong pembangunan daerah di masa depan. (Ito) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved