Berita Batang
Bupati Faiz Ubah Pola Pelayanan, MPP Batang Jadi Solusi Cepat Urus Administrasi
Wajah birokrasi di Kabupaten Batang perlahan berubah, jika dulu warga harus berpindah - pindah kantor untuk mengurus dokumen
Penulis: Tito Isna Utama | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Wajah birokrasi di Kabupaten Batang perlahan berubah, jika dulu warga harus berpindah - pindah kantor untuk mengurus dokumen, kini ratusan layanan publik cukup diselesaikan dalam satu gedung melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang.
Perubahan sistem pelayanan yang digaungkan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mulai dirasakan langsung masyarakat. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 3.337 permohonan layanan masuk dan diselesaikan melalui MPP Batang.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang, Farida Ariyani Kusumaningrum mengatakan, kehadiran MPP menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam memangkas kerumitan birokrasi sekaligus mempercepat pelayanan masyarakat.
“Tujuan dibentuknya MPP adalah memberikan kemudahan, percepatan, keterjangkauan, dan keamanan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan, sekaligus meningkatkan daya saing daerah dalam kemudahan berusaha,” kata Farida kepada Tribunjateng, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, konsep pelayanan satu atap yang diterapkan saat ini membuat masyarakat tidak lagi direpotkan dengan proses administrasi yang tersebar di berbagai instansi.
Sebanyak 28 instansi kini telah bergabung di MPP Batang dengan total 373 jenis layanan yang dapat diakses masyarakat.
Layanan tersebut mulai dari perizinan usaha berbasis Online Single Submission (OSS), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), layanan tenaga kesehatan, hingga administrasi lain yang sebelumnya memerlukan proses panjang dan berpindah lokasi.
Tak hanya fokus pada percepatan administrasi, Pemerintah Kabupaten Batang juga membenahi kualitas pelayanan dari sisi kenyamanan masyarakat.
Baca juga: Pak Ogah Pemicu Kecelakaan Beruntun di Kendal Kini Diburu Polisi, Langsung Kabur Saat Kejadian
Gedung MPP kini dilengkapi ruang tunggu berpendingin udara, sistem antrean digital, akses internet gratis, hingga fasilitas ramah disabilitas.
Selain itu, tersedia pula papan informasi layanan dan kanal pengaduan yang dibuat lebih terbuka agar masyarakat mudah menyampaikan keluhan maupun masukan terhadap pelayanan publik.
Farida menegaskan, keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan fasilitas, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang melayani masyarakat secara langsung.
“Petugas dituntut bekerja teliti sesuai SOP, komunikatif, ramah, dan mampu membantu masyarakat dalam penggunaan sistem layanan digital,” jelasnya.
Ia menambahkan, petugas pelayanan kini juga didorong lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mampu mendampingi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan sistem administrasi modern.
Pelayanan MPP Batang juga diperluas melalui Service Point di sejumlah kecamatan untuk mendekatkan akses pelayanan kepada warga di wilayah pinggiran.
Dengan sistem birokrasi yang semakin terintegrasi dan transparan, Pemkab Batang berharap kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik terus meningkat sekaligus memperkuat iklim investasi dan kemudahan berusaha di daerah.
“Harapannya masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan tanpa harus membuang banyak waktu dan tenaga,” tutupnya. (Ito)
| Revitalisasi Alun-alun Batang dan Bandar Dilanjutkan, DPRKP Siapkan Trotoar hingga Air Mancur Kering |
|
|---|
| Kontingen Cilik Batang Andalkan Vlog dan Karnaval di Pesta Siaga Jateng |
|
|---|
| Siswa SMAN 1 Wonotunggal Kejar Mimpi Musik dan Beasiswa Usai Dapat Suntikan Semangat dari Bupati |
|
|---|
| Oleng Setelah Disalip Truk, Dua Pengendara Motor di Pantura Batang Tewas Terlindas |
|
|---|
| Kondisi Terkini Bocah Korban Luka Bakar di Batang, Keluarga Harap Pertanggungjawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260514_mal-pelayanan-publik.jpg)