Jumat, 5 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Bupati Kudus Sam'ani: Dialek Bahasa Jawa Muria Unik dan Ngangeni

Lomba Dialog Bahasa Jawa Dialek Muria yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG/Saiful Masum
LOMBA DIALEK BAHASA - Sejumlah pelajar jenjang SMP di Eks Karesidenan Pati tampil dalam Lomba Dialog Bahasa Jawa Dialek Muria 2025, Rabu (3/9/2025) di Ballroom Hotel Grypta Kabupaten Kudus. 10 tim terbaik dari Jepara, Kudus, Pati dan Blora tampil dengan kreativitas daerah masing-masing. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Lomba Dialog Bahasa Jawa Dialek Muria yang digelar Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Jawa Tengah dan DIY rampung pada, Rabu (3/9/2025).

Dibuka pada Juli lalu dengan seleksi online dalam bentuk kiriman video, puncak kompetisi berlangsung melalui ajang Grand Final 10 peserta digelar di Ballroom Hotel Griptha.

Perwakilan dari Kudus pelajar SMPN 1 Dawe merebut peringkat kedua.

Sementara SMPN 1 Jati dan SMPN 5 Kudus harus puas di peringkat 4 dan 6.

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris mengatakan, lomba ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam menjaga bahasa daerah.

Termasuk menjadi sarana inspirasi bagi masyarakat Kudus terkait kemajuan budaya dan bahasa.

Bupati juga menekankan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengasah talenta berbahasa Jawa. 

"Dialek Muria antara Pati, Jepara, Blora, dan Kudus punya keunikan yang ngangeni.

Dengan lomba ini, kita memberikan ruang kepada generasi muda untuk berekspresi, sekaligus menumbuhkan bibit unggul yang bisa mewakili di tingkat nasional.

Bahasa Jawa adalah warisan penuh tata krama dan etika yang patut kita uri-uri," terangnya.

Kepala BPK Wilayah X Jawa Tengah dan DIY yang diwakili oleh Pamong Budaya Ahli Madya BPK Wilayah X Jawa Tengah dan DIY, Wikanto Harimurti menuturkan, lomba ini merupakan upaya nyata dalam melestarikan bahasa daerah sebagai warisan budaya takbenda yang harus terus dijaga.

Lomba dialog Bahasa Jawa dengan dialek Muria ini adalah satu dari sekian banyak upaya untuk melestarikan kebudayaan Indonesia.

Bertujuan agar pelajar SMP semakin bangga dan bersemangat melestarikan kebudayaan Jawa.

Lomba tersebut diikuti oleh 34 tim dari empat kabupaten. Meliputi, Kabupaten Blora 8 tim, Jepara 9 tim, Kudus 8 tim, dan Pati 9 tim.

Masing-masing tim terdiri dari dua siswa. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved