Breaking News
Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kudus

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Serukan Program 100 Budi Daya Darat di Kudus

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono menyambangi Kabupaten Kudus pada, Sabtu (20/12/2025).

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
SAMBANGI KUDUS - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan peogfam 100 budidaya darat dalam sambangannya di Kabupaten Kudus pada, Sabtu (20/12/2025). Program tersebut mulai dijalankan pada 2026 menyasar desa-desa di setiap kabupaten/kota.  

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono menyambangi Kabupaten Kudus pada, Sabtu (20/12/2025).

Kedatangan Sakti di Kota Kretek tidak hanya sekadar melakukan kunjungan kerja ke pemerintah daerah, juga menyerukan program 2026 berupa program membangun 100 budidaya darat di setiap kabupaten/kota.

Di hadapan masyarakat Kudus, Sakti Wahyu mengatakan bahwa pemerintah telah melaksanakan program perbaikan gizi kepada masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Diharapkan melalui program MBG ini dapat menghasilkan generasi yang cerdas dan pintar.

Dia juga tak lupa menyerukan salah satu program Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2026 yaitu membangun 100 budi daya darat di setiap desa.

"Untuk mendukung program MBG, terkait karbohidrat selesai. Selanjutnya terkait protein menjadi tanggungjawab. Kita coba penuhi dengan budidaya darat," terangnya.

Sakti menjelaskan, program 100 budidaya darat ini bakal menyentuh desa-desa. Setiap desa di kabupaten/kota didorong untuk melestarikan budidaya ikan air tawar.

Seperti contoh di Kudus, Menteri Kelautan dan Perikanan mencontohkan, desa-desa di Kudus bisa memetakan potensi dan kondisi lingkungan masing-masing untuk melestarikan budidaya darat yang dinilai cocok.

Ikan lele misalnya, dinilai cocok untuk budidaya di setiap daerah yang jauh dari laut.

Selain itu, ikan lele juga mengandung protein yang bagus, sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan untuk mendukung program MBG di Kota Kretek.

"Misal di Kudus warganya senang budidaya lele, kita bantu. Harapan ke depan semakin melebar (meluas) dari satu desa ke desa lainnya hingga merata," ujar dia.

Program 100 budidaya darat Kementerian Kelautan dan Perikanan RI disambut baik Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus.

Program tersebut nantinya bisa ditindaklanjuti melalui Bidang Perikanan, selanjutnya diteruskan ke Kelompok Pembudidaya Ikan di Kabupaten Kudus agar diaplikasikan.

Diharapkan nantinya seiring dilestarikannya budidaya darat, produksi hasil budidaya ikan air tawar di Kudus meningkat. Sekaligus mendukung program MBG dalam hal pemenuhan protein pada menu makanan yang dibagikan kepada masyarakat. Selain itu juga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Kabupaten Kudus. (Adv/Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved