Ular Piton Masuk Pemukiman
Relawan BPBD Kudus Evakuasi Piton Hampir 4 Meter di Permukiman Warga
Teror ayam hilang milik warga di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus sudah terungkap.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Teror ayam hilang milik warga di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus sudah terungkap.
Biangnya adalah seekor ular piton yang belakangan telah berhasil dievakuasi oleh relawan animal rescue Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus.
Ular piton sepanjang hampir 4 meter masuk ke permukiman dan memangsa ayam milik warga di Desa Tenggeles.
Hal itu diketahui oleh warga pada Senin 22 Desember 2025. Keberadaan ular tersebut pun akhirnya dilaporkan ke BPBD agar segera dievakuasi.
Baca juga: Nasib Jemaah Umrah di Kudus Gagal Berangkat, Tagih Uang ke Biro Umrah Amanah Wisata Cuma Dapat Janji
Baca juga: Berbagi di Momen Natal, Nojorono Kudus Sambangi Panti Asuhan dan Panti Wredha
Relawan animal rescue BPBD Kudus Edi Yulianto menjelaskan, ular piton tersebut berjenis sanca kembang.
Diketahui kali pertama saat ular tersebut berada di kandang ayam milik seorang warga.
Ular tersebut rupanya habis memangsa dua ekor ayam milik warga.
“Saat saya ke sana, ular berada di kandang ayam. Setelah memangsa dua ekor ayam warga,” kata Edi saat di shelter animal rescue BPBD Kudus, Selasa (23/12/2025).
Kata Mbah Gondrong, terdapat kendala saat ular hendak dievakuasi. Pasalnya ular posisinya di sudut sempit. Lengah sedikit, bisa berbahaya bagi relawan yang hendak mengevakuasi.
Dalam evakuasi ini relawan telah dilengkapi dengan sejumlah alat keamanan. Untuk mengambil ular tersebut, katanya, pihaknya sampai harus menjebol kandang agar bisa menjangkau ular yang berada di sudut sempit.
“Ularnya cukup besar, kami menggunakan alat keamanan agar tidak terjadi apa-apa,” katanya.
Edi mengatakan, keberadaan ular yang masuk ke permukiman warga ditengarai karena sudah masuk musim hujan.
Saat itu, katanya, ular keluar dari sarang untuk mencari mangsa maupun mencari pasangan. Untuk itu, dia mengimbau setiap warga agar tetap waspada.
Ular piton yang saat ini sudah berhasil diamankan, kata Edi, rencananya akan dilepasliarkan kea lam. Dengan begitu, ular tersebut akan kembali ke habitatnya.
Dia mengimbau bagi warga Kudus yang menemukan adanya hewan liar masuk permukiman, agar segera melaporkannya. Pelaporan akan keberadaan hewan liar bisa ke BPBD Kudus atau Damkar Satpol PP Kudus. Dengan begitu, petugas akan datang untuk mengevakuasi hewan liar yang masuk permukiman. (*)
| Profil Handi Priyanto, Sekda Definitif Kota Semarang |
|
|---|
| Pernyataan Prabowo soal Rupiah Buat IHSG Tumbang Lagi |
|
|---|
| Kronologi Penggerebekan Ayah Cabuli 2 Anak Kandung di Klaten, Ternyata Tinggal Bersama 5 Santriwati |
|
|---|
| Untuk Pertama Kalinya akan Ada Pemain Timnas Indonesia yang Akan Berlaga di Liga Champions |
|
|---|
| Persiku Kudus Bersiap Lepas Saham ke Investor Lain, Terungkap Status Saham Gus Miftah |
|
|---|