Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Dari Sawah Undaan, Optimalisasi Pupuk Dongkrak Swasembada Padi

Petani menjadi ujung tombak bagaimana iklim pangan suatu daerah tertap terjaga dengan baik.

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Saiful Ma sum
TEBAR PUPUK - Petani di Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus menebar pupuk urea di ladang persawahan pada masa tanam (MT) II 2025. Petani di Undaan berlomba-lomba dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian dengan optimalisasi pupuk. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Menjaga hasil panen swasembada pangan tidak hanya tanggungjawab pemerintah.

Petani menjadi ujung tombak bagaimana iklim pangan suatu daerah tertap terjaga dengan baik.

Petani memiliki tantangan tidak hanya menjaga produktivitas pangan agar tidak macet.

Selebihnya, petani juga harus cerdas bagaimana menyulap hasil panen saat ini lebih baik dari sebelumnya dan mempersiapkan panen esok hari lebih baik dari hari ini.

Di Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah, sentra pertanian khususnya padi yang diandalkan terletak di wilayah Kecamatan Undaan.

Lebih dari 80 persen wilayah Undaan merupakan area persawahan yang menjadi potensi besar sentra pangan.

Semangat petani Undaan tidak pernah padam meski sering kali sawah mereka terancam terendam banjir ketika musim hujan tiba.

Petani di Kecamatan Undaan memiliki slogan khusus dalam menjaga semangat bertani.

Setiap masa tanam tiba, mereka tidak lagi mengenal persaingan antar petani.

Tantangan setiap petani adalah berlomba dalam meningkatkan produktivitas padi dari lahan yang ada dengan mengoptimalkan pupuk.

Baca juga: Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Mulai Beroperasi di Blora, Karyo Langsung Narik Penumpang

Baca juga: Detik-detik Agus Purwanto Juru Parkir di Kudus Dibacok Teman Nongkrong, Bermula di Tempat Karaoke

Seperti yang dilakukan Darwoto (65), petani kawakan dari Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

Darwoto sudah terjun ke dunia pertanian sejak 1989. Artinya, lebih dari 35 tahun profesi petani dijalankan dengan segala suka cita yang menyertai.

Menjadi petani merupakan pilihan bagi Darwoto.

Dia ingin menjadi bagian dari tangan panjang pemerintah dalam menjaga stabilitas produksi pangan di dalam negeri, saat ini lebih dikenal dengan sebutan swasembada pangan.

Di wilayah Desa Undaan Tengah memiliki potensi lahan pertanian mencapai kurang lebih 534 hektare dengan jumlah petani ratusan orang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved