Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Dinas Perdagangan Kudus Temukan Pertalite Tercampur Air di SPBU Bacin

Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan inspeksi ke SPBU 43 593 18 Bacin yang berlokasi di Jalan Lingkar Utara

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Rifqi Gozali
PERTALITE CAMPUR AIR - Petugas dari Dinas Perdagangan Kudus menunjukkan pertalite bercampur air di SPBU 43 593 18 Bacin yang ada di Jalan Lingkar Utara, Selasa (13/1/2026). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus melakukan inspeksi ke SPBU 43 593 18 Bacin yang berlokasi di Jalan Lingkar Utara, Kabupaten Kudus, Selasa (13/1/2026).

Langkah tersebut dilakukan menyusul adanya laporan dari konsumen terkait dugaan bahan bakar jenis pertalite yang tercampur air.

Sebelum pemeriksaan dilakukan, pihak pengelola SPBU mengakui bahwa tangki penyimpanan pertalite memang mengalami kontaminasi air.

Meski demikian, petugas Dinas Perdagangan tetap melakukan pengecekan dengan mengambil sampel pertalite sebanyak satu liter untuk diuji secara visual.

Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya campuran air dalam bahan bakar tersebut.

Pengawas SPBU Bacin, Agus Purnomo, menjelaskan bahwa masuknya air ke dalam tangki pertalite disebabkan penutup tangki yang tidak tertutup rapat.

Kondisi tersebut diperparah saat hujan deras mengguyur wilayah Kudus sehingga air masuk ke dalam tangki penyimpanan.

SPBU mulai beroperasi sekitar pukul 05.00 WIB dan konsumen mulai melakukan pengisian bahan bakar.

Namun, sekitar pukul 05.30 WIB, pengelola menerima keluhan dari konsumen terkait kualitas pertalite.

Baca juga: Sosok Melly Pangestu, Eks Ketua PSI Kota Semarang Kini Ditolak Kader Gabung Kepengurusan

Baca juga: Judi Sabung Ayam dan Dingdong Leluasa di Mranggen Demak, Polisi Janji Segera Bertindak

Penjualan pertalite pun langsung dihentikan untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut.

“Saat itu sudah ada 10 pembeli, kami tanggung jawab atas pembeli tersebut termasuk ganti rugi,” kata Agus saat ditemui di SPBU.

Agus menyebutkan, sisa pertalite yang masih berada di dalam tangki SPBU sekitar 3.000 liter dari total kapasitas 20.000 liter.

Ia juga menegaskan bahwa pengiriman pertalite ke SPBU tersebut beberapa hari sebelumnya berada dalam kondisi normal dan tidak tercampur air.

“Memang tercampurnya di sini karena tutup tangkinya kurang rapat, dan saat hujan deras kemasukan air,” kata dia.

Menurut Agus, kontaminasi air hanya terjadi pada bahan bakar jenis pertalite.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved