Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Longsor Jalan ke Sunan Muria

Perbaikan Jalan Longsor Menuju Makam Sunan Muria, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 10 Miliar

Pemerintah Kabupaten Kudus telah menyerahkan data sondir tanah kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Tengah.

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rival al manaf
IST/Istimewa
LONGSOR - Kondisi longsor di jalan menuju kompleks Makam Sunan Muria di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus telah menyerahkan data sondir tanah kepada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Provinsi Jawa Tengah. Data tersebut berkaitan dengan tingkat kestabilan tanah di lokasi longsor jalan di sisi barat portal pintu masuk kawasan Makam Sunan Muria di Desa Colo.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus Hary Wibowo mengatakan, kewenangan perbaikan jalan longsor tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pihaknya sekadar mendapat mandat untuk mengirimkan data kestabilan tanah di lokasi longsor.

“Kami sudah mengirimkan data sondir kepada Dinas Bina Marga Jawa Tengah,” kata Harry kepada Tribun Jateng, Rabu (14/1/2026).

Baca juga: Longsor Jalan Menuju Makam Sunan Muria: Tunggu Penilaian dan Rekomendasi Dinas PU Jateng

Baca juga: Longsor di Colo Kudus, Rute Bus Peziarah Menuju Kawasan Makam Sunan Muria Dialihkan

Harry mengatakan, pihaknya juga mengusulkan diperbanyak sulingan di talud jalan kalau memang pemerintah provinsi akan kembali membangun jalan tersebut. Sebab peristiwa longsornya jalan akses masuk kawasan Makam Sunan Muria tersebut karena banyak kandungan air dalam tanah yang tidak bisa keluar dan diterjang aliran sungai.

“Alternatifnya dari pemerintah provinsi kemarin yaitu tanggap darurat dengan menguatkan jalan yang masih tersisa agar kendaraan besar bisa jalan. Kemudian berikutnya yaitu membangun jalan yang longsor tersebut,” kata dia.

Kata Harry, jalan yang longsor di Colo tersebut sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar sekitar 6 meter. Sedangkan sisa jalan yang masih bisa dilalui yaitu selebar sekitar 6 meter. Sampai saat ini kendaraan besar misalnya bus maupun truk masih belum diperkenankan melintas. Bagi bus peziarah yang hendak ke Makam Sunan Muria bisa melewati jalur timur Gembong, Kabupaten Pati.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen telah meninjau lokasi jalan longsor tersebut pada 13 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal mengucurkan anggaran sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan jalan longsor kawasan Colo tersebut.

"Kami akan alokasikan sebesar Rp 10 miliar untuk perbaikan di wisata Colo ini," kata Taj Yasin.

Yasin melanjutkan, dalam waktu dekat pemerintah akan melakukan perbaikan lokasi tersebut, supaya akses lalu lintas kendaraan bisa lancar. Terlebih, pada bulan Sya'ban, akan banyak pengunjung yang melaksanakan ziarah di Makam Sunan Muria

Menurut Taj Yasin, banyak pelaku UMKM yang menggantungkan perekonomiannya di destinasi wisata tersebut, sehingga perlu segera dilakukan perbaikan. Yasin mengatakan, langkah awalnya yaitu dengan  memastikan bus bisa naik sampai ke kawasan Terminal Wisata Colo. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved