Berita Regional
Ruko Sepi Dikira Kosong, Ternyata Jadi Markas Judi Online Internasional
Bangunan bercat putih yang selama ini terlihat tertutup dan nyaris tanpa aktivitas itu diketahui menjadi markas judi online internasional.
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, BATAM - Pertokoan Komplek Taman Niaga Blok M nomor 8-10 di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), menjadi perhatian warga setelah polisi memasang garis polisi di deretan ruko tersebut.
Bangunan bercat putih yang selama ini terlihat tertutup dan nyaris tanpa aktivitas itu diketahui menjadi markas judi online internasional.
Pengungkapan kasus dugaan judi online dilakukan oleh Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kepri, Senin (11/5).
Baca juga: Transaksi Judi Online di Jateng Tembus Rp 5 Triliun, Eks Karesidenan Pekalongan Masuk Zona Merah
Pantauan di lokasi, Selasa (12/5/2026), seluruh pintu ruko dalam kondisi tertutup rapat dengan garis polisi membentang di bagian depan bangunan.
Ruko tiga lantai itu tampak dipasangi kamera CCTV di berbagai sudut.
Beberapa kendaraan terparkir di sekitar lokasi, sementara aktivitas warga tampak berjalan seperti biasa.
Penggerebekan ruko di Batam itu sempat mengejutkan warga sekitar, karena selama ini bangunan itu nyaris tak menunjukkan aktivitas mencurigakan.
“Jarang sekali lihat orang keluar masuk. Bahkan seperti tidak ada penghuni,” ungkap Rio, salah seorang pekerja bengkel tepat di samping ruko yang terpasang garis polisi.
Rio mengaku sudah lama bekerja di bengkel mobil itu, namun sepengetahuan dirinya ruko itu sudah lama tak ada penghuni.
Ia justru mengaku kaget ada penangkapan puluhan WNA di ruko tersebut.
"Saya dan kawan-kawan di sini justru mengira ruko ini tak ada penghuni. Karena sudah lama sepi dan kosong. Tapi ternyata ada orang di dalam, kagetnya juga. Pagi pagi tadi lihat sudah ada garis polisi," ungkapnya.
Warga lain juga mengaku tidak pernah melihat aktivitas usaha ataupun keramaian di dalam ruko tersebut.
Kondisi bangunan yang selalu tertutup membuat keberadaan aktivitas di dalamnya tidak menimbulkan kecurigaan.
“Kalau siang biasanya sepi. Pintu selalu tertutup. Kami kira memang kosong,” kata warga lainnya.
Catatan TribunBatam.id, bangunan ruko tersebut beberapa tahun lalu juga menjadi tempat penggrebekan tim gabungan aparat penegak hukum.
Puluhan WNA diamankan dari lokasi lantaran terlibat kejahatan love scamming. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Ruko di Taman Niaga Batam Jadi Markas Judol Internasional, Warga Kira Tak Ada Penghuni
Baca juga: Sosok Antoni, Pecatan ASN Jadi Dalang Pemalsuan SK hingga Raup Rp1,5 Miliar Demi Judi Online
| Disekap dan Dirudapaksa di Rumah Mewah, Mahasiswi Berhasil Kabur dengan Tangan Terikat |
|
|---|
| Nasib Dosen UNU Blitar Dinonaktifkan dari Mengajar Usai Melecehkan 15 Mahasiswi Sejak 2022 |
|
|---|
| Sosok Brigadir Arya yang Gugur Ditembak Begal saat Bertugas, Tangis Istri: Pasti Dia Nungguin Saya |
|
|---|
| Ajudan Wakil Bupati dan Tiga Polisi Ditangkap dalam Penggerebekan Pesta Narkoba |
|
|---|
| Bocah 6 Tahun Tewas Dianiaya Ibu Tiri 3 Hari, Gagang Sapu dan Batu Bata Jadi Barang Bukti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260514_MARKAS-JUDI-ONLINE.jpg)