Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Peduli Korban Banjir, BRI Bantu Sembako dan Survival Kit

Bantuan berupa 100 paket survival kit dan sejumlah sembako tersebut diserahkan untuk korban banjir yang tinggal

Tayang:
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muh radlis
IST
PENYERAHAN BANTUAN – Penyerahan bantuan dari BRI untuk korban banjir Kudus. (Foto: dok. BRI Kudus). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Peduli terhadap korban banjir Kudus, BRI menyalurkan sejumlah bantuan.

Bantuan tersebut diserahkan kepada korban banjir yang tinggal di sejumlah pengungsian dan dapur umum, Rabu (14/1/2026).

Bantuan berupa 100 paket survival kit dan sejumlah sembako tersebut diserahkan untuk korban banjir yang tinggal di posko pengungsian TPQ NU Khurriyatul Fikri Pasuruhan Lor.

Selain itu bantuan juga diserahkan di dapur umum di Kecamatan Mejobo.

Bantuan diserahkan langsung Branch Manager BRI Kudus, Yudhiarto. 

Dengan bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban korban banjir yang saat ini tinggal di pengungsian.

Bantuan tersebut berasal dari Yayasan Baitul Maal (YBM) BRI dan BRI Kudus.

Baca juga: "Keji, Sadis dan Tak Manusiawi" Gunawan Pembunuh Baladiva Gadis Kendal Dituntut Hukuman Mati

Baca juga: Foto-foto Perbaikan Jalur Pantura Kaligawe Kota Semarang

“Untuk bantuan kami yaitu berupa beras, telur, dan mie instan yang bisa dikonsumsi korban  banjir,” kata Yudhiarto.

Sementara Kepala Desa Parusuhan Lor, Nor Badri mengatakan, adanya bantuan dari berbagai kelompok masyarakat dinilai sangat bermanfaat bagi korban banjir.

Termasuk bantuan dari BRI. Sebab, kata dia, sebagian warga aktivitasnya terganggu karena banjir. Dan sebagian dari mereka harus tinggal di pengungsian karena kediaman mereka tergenang banjir.

Untuk di TPQ Khurriyatul Fikri sampai saat ini terdapat 53 jiwa yang mengungsi.

Mereka merupakan warga Dukuh Goleng yang sejak tiga hari terakhir kediaman mereka tergenang banjir.

Sementara secara keseluruhan, saat ini terdapat 566 jiwa warga Kudus yang mengungsi karena banjir.

Mereka tinggal tersebar di tujuh titik posko pengungsian.

“Bantuan pangan memang sangat membantu, terutama untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari di tengah keterbatasan aktivitas akibat banjir,” katanya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved