Berita Kudus
Ratusan Siswa di Kudus Ikuti Kompetisi Mobile Legends Kapolres Kudus Cup
Ratusan siswa di Kabupaten Kudus mengikuti Kapolres Kudus Cup Fis Mobile Legends 2026 di aula laboratorium Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Ratusan siswa di Kabupaten Kudus mengikuti Kapolres Kudus Cup Fis Mobile Legends 2026 di aula laboratorium Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, Kamis (12/2/2026).
Kejuaraan yang diikuti oleh siswa tingkat SMP dan SMA sederajat ini bertujuan mewadahi bakat siswa dalam gim digital serta diharapkan muncul bibit atlet esport dari Kudus.
Satu di antara peserta kali ini yaitu Venix Aulisa Syifa. Siswi kelas IX MTs Negeri 1 Kudus ini berangkat bersama 11 teman sekolahnya dalam kompetisi Mobile Legends tersebut. Dari MTs Negeri 1 Kudus menerjunkan dua tim. Masing-masing tim terdapat enam orang.
“Jadi dari madrasah kami yang ikut kompetisi ini ada dua tim, sebelumnya memang sudah sering main Mobile Legends,” kata Venix.
Venix mengakui, dia sudah mengenal dengan Mobile Legends sejak kelas III SD. Dia mengenal gim tersebut dari kakaknya. Sampai saat ini, dia acap memainkan gim tersebut.
Akan tetapi, berhubung dia sekolah dan tinggal di asrama, kontan untuk memainkan gim tersebut harus mendapatkan izin dari pengurus asrama.
Ini merupakan kompetisi pertama yang diikuti oleh Venix. Sebelumnya, dia bersama teman sekolahnya sudah sering main bareng Mobile Legends.
Adanya Kapolres Kudus Cup Fis Mobile Legends 2026 disambut dengan antusias. Kompetisi ini baginya bisa menjadi wadah untuk mengekspresikan diri dalam bermain gim.
“Kebetulan dalam kompetisi ini kami diizinkan untuk ikut dan mewakili sekolah kami,” kata dia.
Sementara Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo mengatakan, dalam Kapolres Cup Fis Mobile Legends kali ini terdapat 32 tim tingkat SMP sederajat dan 32 tim SMA sederajat. Jadi total ada 64 tim. Masing-masing tim terdapat enam siswa. Mereka datang atas nama sekolahnya masing-masing.
Heru menambahkan, kompetisi ini merupakan ajang untuk memberi wadah kepada siswa dalam mengekspresikan bakat mereka dalam gim digital. Apalagi saat ini terdapat wadah prestasi yang bisa menjadi kebanggaan.
“Untuk itu kami gelar ini dan kami dukung dalam pengembangan esport melalui kejuaraan Mobile Legends,” kata Heru.
Heru berharap kompetisi serupa bisa berkesinambungan demi memberikan wadah kepada anak muda dalam mengekspresikan diri di dunia digital, terutama gim. Terlebih dari berbagai kompetisi tersebut lahir bibit atlet esport yang unggul yang bisa mewakili Kudus, Jawa Tengah, atau bahkan nasional.
Wakil Rektor II UIN Sunan Kudus Wahibur Rokhman mengatakan, pihaknya sebagai pihak yang menyediakan tempat dalam kompetisi kali ini sangat mendukung adanya kompetisi gim Mobile Legends.
Gim sekarang menurutnya tidak melulu negatif. Di dalamnya ada wadah prestasi yang bisa menjadi acuan bagi anak-anak muda untuk diraih.
“Makanya kami memberikan tempat dan mendukung kegiatan positif ini. Kami memahami kalau anak sekarang sangat melek digital,” katanya.
Kemudian yang tidak kalah penting, pesannya, dalam bermain gim tentu harus tetap ingat waktu. Karena posisi mereka yang saat ini masih duduk di bangku sekolah, maka jangan sampai gim mengganggu belajar. (*)
| 2 Lansia Meninggal Akibat Kebakaran di Kudus, Bupati Sam’ani Imbau Warga Aktifkan Siskamling |
|
|---|
| 2 Lansia Meninggal Akibat Kebakaran di Kudus, Mbah Niti yang Sakit Stroke Tergeletak di Kamarnya |
|
|---|
| Bupati Kudus Ingin Koperasi Desa Merah Putih Mampu Perkuat Ekonomi Desa |
|
|---|
| BRI Serahkan Ambulans untuk Masjid di Kudus |
|
|---|
| Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Loram Kulon Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260212_kudus2.jpg)