Berita Kudus
Mudik Lebaran Kali ini PO Haryanto Melayani 2.500 Penumpang Setiap Hari
Penumpang Perusahaan Otobus (PO) Haryanto dari Jabodetabek setiap hari melayani sekitar 2.500 penumpang dari Jabodetabek.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: raka f pujangga
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Penumpang Perusahaan Otobus (PO) Haryanto dari Jabodetabek setiap hari melayani sekitar 2.500 penumpang dari Jabodetabek yang hendak mudik ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur sampai ke Pulau Madura.
Lonjakan jumlah penumpang ini terjadi secara konstan sejak tanggal 13 Maret 2026.
Baca juga: Eko Tepikan Bus PO Haryanto saat Lihat Asap dari Ban Depan
“Peningkatan penumpang itu terjadi sejak 13 Maret, sampai saat ini tambah ramai terus,” kata pemilik PO Haryanto, Haji Haryanto, di garasi Desa Ngembalkulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (17/3/2026).
Haryanto mengatakan, PO yang didirikannya sejak 2002 tersebut kini telah berusia 24 tahun.
Artinya dalam perjalanannya PO Haryanto telah memiliki pelanggan setia.
“Untuk musim mudi kali ini memang paling banyak penumpang dari Jawa Timur, terbanyak dari Madura, Bojonegoro,” tandas Haji Haryanto.
Untuk menjaga kenyamanan para penumpang, Haryanto memastikan untuk memberikan pelayanan pirma kepada setiap penumpang.
Kemudian di beberapa titik, PO Haryanto juga memiliki rumah makan yang juga menjadi penopang pelayanan kepada penumpang bus.
“Tempat ibadah kami juga besar, orang mau ibadah bisa nyaman. Air bersih. Toilet juga bersih,” kata Haji Haryanto.
Saat musim mudik kali ini, kata Haryanto, ada sekitar 100 bus PO Haryanto yang melayani perjalanan dari Jakarta ke berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Untuk jumlah penumpang, kata dia, setiap harinya ada sekitar 2.500 penumpang yang dilayani PO Haryanto dari Jakarta ke sejumlah daerah.
Seiring dengan peningkatan arus mudik yang terjadi, Haji Haryanto menitip pesan kepada setiap sopir dan kernet agar selalu berhati-hati. Jangan ugal-ugalan.
Sebab, menurutnya, jalan merupakan fasilitas publik yang digunakan banyak orang.
“Kalau kita mau menyalip, juga harus harus mau disalip kalau di jalan. Jangan ugal-ugalan, saya rasa sampainya di tujuan itu sama kok waktunya. Tidak ada bedanya. Paling selisih 5 menit atau 10 menit,” kata Haji Haryanto.
Baca juga: Kronologi Lengkap Bus Po Haryanto Hangus Terbakar di Tol Pejagan-Pemalang: Api di Roda Depan Kanan
Bagi Haryanto, sebuah kebanggaan ketika bisa ikut mengantarkan para perantau pulang ke kampung halaman dan bisa bertemu dengan keluarga.
Di situ terdapat kepuasan batin yang tak terhingga.
“Mereka bisa berpelukan dengan keluarga, bermaaf-maafan. Doa saya semoga mereka dapat berkahnya Ramadan terutama penumpang PO Haryanto,” katanya. (Goz)
| Kronologi Mahasiswa Pendaki Terjatuh ke Jurang Argopiloso Kudus: Kelelahan dan Jalur Licin |
|
|---|
| Polres Kudus Tangkap Lima Remaja Konvoi dan Geruduk Perumahan Bawa Senjata Tajam |
|
|---|
| Kurang dari 24 Jam, Identitas 6 Remaja Pelaku Penyerangan Siswa SMKN 2 Kudus Pakai Cutter Ditangkap |
|
|---|
| Antisipasi Tawuran, Siswa SMK dan SMA di Kudus Deklarasi Damai |
|
|---|
| Festival Balon Udara Digelar di Kudus, Ribuan Orang Padati Alun-alun Simpang Tujuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260317_Bus-PO-Haryanto-di-Kudus_1.jpg)