Berita Kudus
Bupati Kudus Sam’ani Ajak Warga Investasikan Sisa Uang THR
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengajak warga Kudus untuk menabung atau menginvestasikan uang sisa Tunjangan Hari Raya (THR)
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengajak warga Kudus untuk menabung atau menginvestasikan uang sisa Tunjangan Hari Raya (THR) yang didapat saat Idulfitri.
Ajakannya untuk investasi ini menjamin keuangan jangka panjang.
Investasi yang disarankan oleh Sam’ani yakni di Pegadaian melalui berbagai produk pelayanan yang ada. Misalnya yang saat ini sedang tenar yaitu tabungan emas.
Mereka yang menabung dalam bentuk uang akan dikonversi senilai dengan harga emas saat itu.
Kenapa demikian, karna menurut Sam’ani investasi emas tidak ada ruginya. Harganya selalu naik dan mengikuti tren harga emas global.
Baca juga: Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Kudus Sasar Kepesertaan Tingkat Desa
Dalam kesempatan ini Sam’ani tidak sekadar menyarankan warganya untuk investasi. Tetapi dia juga membuka rekening Pegadaian dan langsung menabung emas pada Jumat 27 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu Sam’ani juga sekaligus mengaktifkan aplikasi TRING! by Pegadaian untuk memantau fluktuasi harga emas dan isi rekening tabungan emasnya.
“Ini disarankan yang dapat THR atau angpau disarankan untuk menanbung emas. Mari bersama-sama bijak untuk menanbung emas. Untuk masa depan keluarga dan anak-anak kita,” kata Sam’ani Intakoris.
THR yang didapat selama Idulfitri 1447 hijriah selayaknya tidak dihabiskan begitu saja.
Sam’ani menyarankan agar disisakan untuk investasi. Tidak melulu harus melalui Pegadaian. Ada beberapa bank lain yang juga membuka pelayanan investasi.
Hanya saja kalau memang berkenan menginvestasikan uangnya di Pegadaian ada beberapa produk pilihan tabungan emas maupun deposito emas.
“Disarankan atau diperintahkan Bapak Presiden Prabowo untuk tabung emas mari bersama-sama bijak untuk menabung emas untuk masa depan anak-anak kita,” katanya.
Investasi yang dilakukan melalui berbagai pelayanan produk dari Pegadaian selayaknya agar tidak diambil dalam jangka yang pendek. Investasi ini sifatnya jangka panjang.
“Emas investasi jangka panjang bermanfaat. Jangan diambil setiap hari tapi berjangka minimal setahun,” kata dia.
Apa yang disarankan oleh Sam’ani ini juga sudah dilakukan oleh warganya Purnomo (34). Warga Kudus tersebut telah tiga tahun terakhir mengakses pelayanan tabungan emas Pegadaian.
Tabungan emas tersebut dilakukan demi biaya pendidikan dua anaknya di masa mendatang.
“Anak saya usia 7 tahun dan 2 bulan. Ini saya siapkan untuk masa depan anak-anak saya,” katanya.
Lelaki yang sehari-hari bekerja merantau di Jakarta tersebut selalu menyisakan penghasilannya untuk ditabung emas di Pegadaian.
Dengan begitu dia berharap masa depan anaknya misa lebih cerah dengan biaya pendidikan yang telah disiapkan sejak saat ini.
Sementara Pimpinan Cabang Pegadaian Kudus, Endang Sulastri, mengatakan, produk pelayanan Pegadaian menunjukkan tren yang menggembirakan.
Pada tahun 2025 misalnya, capaian target yang dipetik bisa mencapai 160 persen dari target yang dicanangkan. Pencapaian tersebut menurutnya merupakan bentuk kepercayaan publik atas Pegadaian.
Kini memasuki tahun 2026, kepercayaan publik atas Pegadaian masih berlanjut. Pelayanan tabungan emas, cicil emas, dan deposito emas menjadi primadona bagi nasabah Pegadaian.
Pada hari pertama dibuka pelayanan setelah libur lebaran, Pegadaian di Kudus langsung melayani sampai 100 nasabah per hari.
“Pelayanan yang kami layani setelah lebaran itu paling banyak tabungan emas, penebusan barang, perpanjang masa gadai, dan gadai barang,” kata Endang.
Endang menjelaskan, saat ini Pegadaian tidak sekadar lembaga keuangan yang hanya fokus pada pelayanan gadai. Di dalamnya terdapat instrumen investasi yang kini makin digandrungi masyarakat. Hal ini dilakukan demi menjawab keinginan publik dalam investasi dan pengelolaan aset.
Misalnya dalam pelayanan tabungan emas, nasabah tidak melulu harus membeli emas senilai satu gram. Melainkan berapa pun uang yang mereka miliki bisa ditabung emas dan nanti nilainya dikonversi dengan harga emas saat itu.
Kemudian, kata dia, Pegadaian juga menawarkan program cicilan emas. Pelayanan ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki logam mulia dengan cara membayar secara bertahap. Pelayanan ini membantu masyarakat untuk memiliki aset tanpa ada tekanan finansial yang memberatkan. (Goz)
| Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Dilelang Senilai Rp 969 Juta |
|
|---|
| Waspada Tindakan Kriminal, Bupati Kudus Keluarkan Edaran untuk Pasang CCTV |
|
|---|
| Satu Siswa SMPN 1 Kudus Dapatkan Nilai TKA Matematika Nyaris Sempurna |
|
|---|
| Upacara Hari Lahir Pancasila di Kudus, Bupati Samani: Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa |
|
|---|
| Sosok Ika Wonda, Gadis Papua yang Pernah Cetak Top Skor 31 Gol di Kudus Bercita-cita Masuk Timnas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260330-kudus.jpg)