Berita Kudus
Verifikasi Akun SMPB SMA 1 Kudus, Wali Murid Minta Ada Sistem Antrean Jelas
Ada yang sejak tiga hari yang lalu telah datang, namun verifikasi akun masih belum selesai.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Ratusan calon siswa SMA 1 Kudus antre di lapangan indoor untuk melakukan verifikasi akun Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), Sabtu (6/6/2026).
Beberapa siswa yang juga didampingi orang tuanya bahkan ada yang datang sejak hari sebelumnya.
Pantauan di lokasi, para siswa ini antre di kursi yang telah disediakan pihak sekolah.
Baca juga: Satu Siswa SMPN 1 Kudus Dapatkan Nilai TKA Matematika Nyaris Sempurna
Sedangkan orangtua mereka mendampingi di sekeliling para siswa yang duduk.
Ada yang sejak tiga hari yang lalu telah datang, namun verifikasi akun masih belum selesai.
Seorang wali murid, Dhini Ramadhani, mengatakan, dia datang bersama anak sehari sebelumnya.
Dia datang sekitar pukul 10.00 WIB.
Saat itu, antrean sudah panjang.
Akhirnya sekitar pukul 11.00 pelayanan SPMB dihentikan.
“Untuk hari ini saya datang jam 8, sampai sekarang (sekitar pukul 11.30) belum dipanggil. Untungnya pendaftaran akun (anak) saya sudah secara mandiri, jadi pendaftaran akun tidak di sekolah. Kalau di sekolah waktunya jadi panjang lagi,” kata Dhini.
Verifikasi yang dilakukan oleh calon siswa baru ini, kata Dhini, meliputi verifikasi kelengkapan berkas asli untuk dilihat panitia.
Verifikasi ini untuk memasukkan berkas ke dalam sistem SPMB.
Melihat banyaknya minat siswa yang hendak masuk ke SMA 1 Kudus, membuat sekolah ini akhirnya digeruduk para calon siswa yang akan melakukan verifikasi akun SMPB.
Alhasil, antrean jadi panjang.
Melihat kondisi tersebut, Dhini berharap agar ada sistem antrean yang jelas.
Jangan sampai calon murid baru berikut orangtuanya yang sudah lama antre tidak mendapatkan jatah untuk dilayani.
“Misalnya sekolah hanya bisa melayani 50 anak, bisa diterapkan pelayanan verifikasi untuk 50 anak, jadi kami datang bisa mendapatkan pelayanan,” kata Dhini.
Dhini mengatakan, anaknya yang semula merupakan siswa SMP 1 Kudus hendak masuk ke SMA 1 Kudus melalui jalur prestasi.
Dhini sangat berharap anaknya bisa masuk ke SMA 1 Kudus.
Untuk kuota siswa baru SMA 1 Kudus pada 2026 ini yakni sebanyak 432 siswa yang terbagi ke dalam 12 rombongan belajar (rombel).
Masing-masing rombel nantinya akan diisi oleh sebanyak 36 murid.
Sementara Plt Kepala SMA 1 Kudus Nur Afifuddin mengatakan, dalam proses verifikasi ini membutuhkan waktu sekitar 5 menit dengan catatan ketika berkasnya terpenuhi semuanya.
Hanya saja, kata dia, tidak sedikit calon murid berikut orangtuanya yang datang tidak membawa kelengkapan berkas.
“Misalnya tidak membawa berkas yang asli, harus mengambil dulu, keluar dulu lagi. Itu bisa 15 menit,” kata dia.
Afifuddin melanjutkan, untuk verifikasi terkadang ada akun calon murid yang tidak sesuai alamat.
Bahkan terkadang alamatnya tidak muncul atau titik koordinat tidak sesuai dengan kenyataan.
“Kalau begini kan perlu membatalkan akun dan membuat akun baru. Besok lagi datang lagi ternyata masih ada yang tidak betul lagi kan tertolak saat verifikasi,” kata dia.
Afifuddin mengimbau para calon murid atau orang tua murid supaya melengkapi berkas terlebih dahulu baru melakukan pembukaan akun.
Proses pembuatan akun juga harus benar, termasuk data yang dimasukkan.
“Karena beberapa kejadian yang akhirnya bolak-balik sampai 3 hari, kadang unggah surat pernyataan belum ditandatangi orang tua. Otomatis ulangi dari awal. Atau mungkin unggah KK dan KK yang diunggah KK lama yang masih pakai tanda tangan, otomatis ulangi lagi. Atau mungkin titik koordinat harus dibetulkan dari awal. Ada juga dari sekolah alamat rumahnya kosong. Harus dibenahi dari awal. Kalau clear berkas lengkap verifikasi bisa sehari,” kata dia.
Lebih lanjut, katanya, verifikasi bisa dilakukan di SMA Negeri atau SMK Negeri di mana saja.
Untuk menghindari antrean menumpuk, hal itu bisa dilakukan.
“Misalnya ada yang rumahnya Jekulo mau sekolah di SMA 1 Kudus, verifikasi di tempat terdekat di SMA Jekulo bisa walau daftarnya di SMA 1 Kudus bisa. Jadi antrean tidak berjubel,” katanya. (goz)
Baca juga: Akun Instagram Polres Kudus Diretas, Diisi Unggahan Promosi Emas Batangan dan Iphone
| Pembongkaran Stadion Wergu Wetan Kudus Dilelang Laku Rp 3 Miliar, Naik 3 Kali Lipat |
|
|---|
| Akun Instagram Polres Kudus Diretas, Diisi Unggahan Promosi Emas Batangan dan Iphone |
|
|---|
| Pembongkaran Bangunan Stadion Wergu Wetan Kudus Dilelang Senilai Rp 969 Juta |
|
|---|
| Waspada Tindakan Kriminal, Bupati Kudus Keluarkan Edaran untuk Pasang CCTV |
|
|---|
| Satu Siswa SMPN 1 Kudus Dapatkan Nilai TKA Matematika Nyaris Sempurna |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260606_verifikasi-akun-SPMB.jpg)