Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Musik

Dipoles Pentolan Endah N Rhesa, 5 Finalis Bintang Muda Lokananta Vol. 2 Siap Tembus Industri Musik

Program Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 resmi menuntaskan rangkaiannya dengan melahirkan lima finalis terbaik.

Tayang:
TRIBUN JATENG/Istimewa
LOKANANTA - Musisi Endah Widiastuti (Endah N Rhesa) saat memberikan materi kepada finalis Program Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 
- Transpose +

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Bintang Muda Lokananta (BML) Vol. 2 resmi menuntaskan rangkaiannya dengan melahirkan lima finalis terbaik yang kini siap melangkah ke industri musik profesional.

Tidak sekadar ajang kompetisi, program ini memberikan pembekalan menyeluruh melalui sesi mentoring hingga rekaman di Studio Lokananta.

Kelima finalis tersebut yakni Tuan Sendiri (Bandung), Gardenia (Banjarnegara), BeverlyLine (Semarang), Barmy Blokes (Surakarta), dan Drewgon (Maluku Tenggara).

Mereka telah menjalani proses intensif yang mencakup penguatan kapasitas kreatif, pemahaman industri, hingga pembangunan jejaring profesional.

Baca juga: Viral Anggota DPRD Jateng Merokok saat Rapat di Ruang Ber-AC, Begini Kata Sumanto

Baca juga: Sosok MH, Hakim di Jateng yang Terseret Kasus Pelecehan, Jabatannya Mentereng dan Pensiun Mei 2026

Sebagai inisiatif Lokananta yang didukung PT Danareksa (Persero) dan PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA), program ini menjadi bagian dari kontribusi dalam regenerasi ekosistem musik nasional melalui skema tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Selama program berlangsung, para finalis mendapatkan mentoring langsung dari pelaku industri berpengalaman.

Vokalis dan gitaris Endah N Rhesa, Endah Widiastuti mengarahkan penguatan lirik agar tetap relevan dengan tren pasar.

Sedangkan produser musik Lafa Pratomo menilai para finalis memiliki potensi kuat, terutama mereka yang berasal dari luar pusat industri musik.

Menurutnya, hal tersebut justru menjadi keunggulan karena melahirkan daya juang dan kreativitas yang tinggi.

Hal senada disampaikan Kukuh Rizal yang melihat keseriusan dan energi besar dari para finalis.

Ia menilai BML menjadi ruang penting untuk menjembatani potensi musisi muda dengan ekosistem industri yang lebih luas.

Program ini juga mendapat perhatian dari Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin. 

Ia mengapresiasi BML karena sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan talenta musik nasional, termasuk membuka peluang kolaborasi melalui program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik.

Menurutnya, musisi masa kini tidak hanya dituntut kreatif, tetapi juga mampu menciptakan dampak ekonomi dan sosial melalui karya serta jejaring yang dimiliki.

Salah satu finalis, Tuan Sendiri, mengaku mendapatkan banyak perspektif baru selama mengikuti program ini. Bahkan, ia sempat menjalin kolaborasi spontan dengan Risti Panjali, alumni BML Vol. 1, saat sesi mentoring berlangsung.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved