Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Maling Bernasib Apes, Amukan Warga Akibatkan Tangan Kanan Putus, Kini Cacat Permanen

Tangan kanan Deni putus setelah gagal melakukan aksi pencurian di Jalan Haji Matnur, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Tayang:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI TRIBUNNEWS.COM
PENCURI - Deni Pratama kehilangan sebagian anggota tangannya seusai terkena bacokan warga. Tangan kanan warga di Lubuklinggau, Sumatra Selatan ini putus setelah dia gagal melakukan aksi pencurian di rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau. 

TRIBUNJATENG.COM, LUBUKLINGGAU - Deni Pratama, pemuda warga Desa Air Apo, Kecamatan Padang Ulang Tanding (PUT), Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, bernasib apes.

Upaya untuk mencuri di sebuah rumah, berakhir duka.

Dia harus kehilangan salah satu tangannya (cacat permanen) karena sabetan pedang dari warga yang menangkapnya.

Baca juga: VIRAL Guru BK Chat Asusila ke Siswi SMP Lubuklinggau, Isi Percakapan Beredar Sejak Semalam

Tidak Sah! Gus Yahya Sebut Pencopotan Ketua Umum PBNU Hanya Bisa Melalui Muktamar

Peristiwa itu terjadi di Lubuklinggau, Sumatra Selatan pada Rabu (26/11/2025) dini hari.

Saat itu, dia hendak melakukan pencurian yang ternyata merupakan rumah anggota polisi Polres Lubuklinggau.

Tangan kanan Deni putus setelah gagal melakukan aksi pencurian di Jalan Haji Matnur, Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M Kurniawan Azwar pun menceritakan kronologis kejadian itu.

Ini bermula saat Puput istri polisi Lubuklinggau terbangun dan melihat CCTV ada dua orang berdiri di pintu pagar rumahnya dengan gerak-gerik mencurigakan.

Puput langsung menghubungi suaminya yang saat itu sedang berada di Kota Palembang dalam rangka pendidikan Perwira.

Mendapat telepon istrinya, Yogi menelepon adiknya, Tedi.

Tedi bergegas pulang ke rumah dan sengaja lewat depan rumah Yogi.

Di sana, dia melihat ada dua pelaku berdiri di depan rumah kakaknya itu.

Kedua pelaku saat itu sedang berupaya merusak kunci pagar.

"Tedi langsung putar motor mendekati kedua pelaku sembari mengatakan 'kamu mau mencuri ya?', Tedi langsung berteriak maling, maling," ujarnya.

Warga yang mendengar teriakan itu langsung keluar rumah. Mereka berupaya menangkap kedua pelaku.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved