Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Nama Asli Dewi Astutik Gembong Narkoba Internasional yang Ditangkap BNN, Ini Sepak Terjangnya

Dewi diringkus di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi senyap lintas negara yang dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
TRIBUN JATENG/kolase NRG/org dan Kompas.com
DITANGKAP - (kanan) Dewi Astutik, TKI Ponorogo yang Jadi Otak Penyelundupan Sabu 2 Ton, kini ditangkap BNN. Dewi merupakan anggota jaringan Golden Triangle.  

Ringkasan Berita:
  • Dewi Astutik tidak hanya menjadi master mind di kasus penyelundupan 2 ton sabu di kapal Sea Dragon Tarawa, tapi juga di kasus-kasus besar lainnya. 
  • Seperti, akhir tahun 2024, saat ada 2 orang terbang dari Kamboja, masuk ke Medan dengan menggunakan pesawat membawa narkoba,.
  • Mereka juga hasil rekrutmen Dewi Astutik. 

 

TRIBUNJATENG.COM - Siapa sebenarnya Dewi Astutik? Nama wanita ini kembali mencuat setelah ia ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kamboja. 

Dewi merupakan gembong narkoba internasional asal Indonesia yang beroperasi di wilayah Golden Triangle.

Ia berasal dari sebuah desa di Ponorogo, Jawa Timur.

Namun ternyata, nama aslinya bukan Dewi Astutik. “Nama Dewi Astutik tidak ada," ujar warga satu desanya.

Baca juga: Akhir Tragis Hubungan Gelap, Remaja di Cilacap Tewas Dibunuh Kekasihnya di Kamar Hotel

Tertangkapnya Dewi Astutik berkat kerjasama antara BNN, Kepolisian Kamboja, KBRI Phnom Penh, Atase Pertahanan RI di Kamboja, serta Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Perempuan asal Ponorogo, Jawa Timur ini adalah aktor intelektual di balik penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle yang digagalkan pada Mei 2025, serta sejumlah kasus besar pada 2024 yang terkait jaringan Golden Crescent.

Dikutip dari kompas.com, Dewi diringkus di Sihanoukville, Kamboja, melalui operasi senyap lintas negara yang dipimpin oleh Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Roy Hardi Siahaan. 

Gembong narkoba yang juga menjadi buronan otoritas Korea Selatan ini ditangkap saat hendak menuju lobi sebuah hotel di Sihanoukville.

Usai ditangkap, Dewi dibawa ke Phnom Penh untuk proses verifikasi identitas dan penyerahan resmi antarotoritas.

Setibanya di Indonesia, Dewi akan menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap alur pendanaan, logistik, dan pihak-pihak yang terlibat.

BNN menegaskan, penindakan tidak akan berhenti pada penangkapan ini, tetapi berlanjut pada pembongkaran seluruh struktur jaringan yang selama ini beroperasi secara masif dan terorganisasi.

Siapakah Dewi Astutik? 

Nama Dewi Astutik menjadi sorotan setelah Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Marthinus Hukom saat mengungkap penyelundupan 2 ton sabu senilai Rp 5 triliun dari KM Sea Dragon Tarawa di perairan Karimun, Kepulauan Riau, pada 20 Mei 2025

Nama Dewi Astutik itu ternyata nama samaran. 

Nama sebenarnya adalah PA (inisial) asal Dukuh Sumber Agung, Desa/Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Jatim. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved