Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

10 Fakta Arisan Bodong di Kediri, Kerugian hingga Rp 5 Miliar: Modus Get dan Motel

Kasus arisan bodong “Get dan Motel” di Kediri menjerat ratusan korban dengan kerugian hingga Rp 5 miliar dan dilaporkan ke Polda Jatim.

Tayang:
Editor: Awaliyah P
surya dan tribunnews
ARISAN BODONG - Kasus dugaan arisan bodong “Get dan Motel” di Kediri menjerat ratusan korban dengan kerugian hingga Rp 5 miliar. Para korban berharap laporan ke Polda Jawa Timur segera ditindaklanjuti. 

Salah satu modus yang digunakan pelaku adalah penggunaan istilah "get dan motel" dalam arisan.

Istilah tersebut diklaim sebagai skema arisan dengan keuntungan berlipat ganda.

Peserta diminta menyetor sejumlah uang (get) dan dijanjikan pencairan dana (motel) sesuai tanggal yang telah disepakati.

Menurut salah satu korban berinisial E, arisan tersebut menjanjikan keuntungan yang tidak masuk akal.

"Menurut E, arisan tersebut menggunakan istilah 'get dan motel' dengan klaim keuntungan berlipat ganda."

6. Korban Awalnya Tidak Curiga karena Hubungan Bisnis

Korban E mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mengenal NST melalui kerja sama bisnis penjualan pakaian bekas secara daring.

Hubungan sebagai pelanggan lama membuat E tidak menaruh kecurigaan saat pelaku menawarkan arisan.

"Saya kenal yang bersangkutan sebagai penjual pakaian. Saat itu dia menawarkan arisan dengan iming-iming keuntungan, akhirnya saya tergiur dan terus menambah nominal setoran," kata E, Selasa (16/12/2025).

7. Setoran Terus Bertambah, Dana Tak Pernah Cair

E mengaku awalnya mengikuti arisan dengan nominal kecil.

Namun karena tergiur keuntungan, setoran terus ditambah hingga mencapai puluhan juta rupiah.

Meski tanggal pencairan telah disepakati, uang yang dijanjikan tidak pernah diterima.

"Saya tertarik, saya tambah-tambahi lagi menjadi Rp 7 juta, jadi Rp 10 juta seperti itu. Tinggal tunggu tanggalnya saja. Katanya cair, tapi enggak cair juga," jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, E mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta.

8. Pelaku Pamer Bukti Pencairan di Media Sosial

Korban lainnya berinisial R mengaku tertarik mengikuti arisan setelah melihat unggahan di media sosial pelaku yang menampilkan bukti pencairan arisan sebelumnya.

Unggahan tersebut membuat korban yakin bahwa arisan tersebut aman dan dapat dipercaya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved