Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tribunjateng Hari ini

Pesawat ATR Rute Yogyakarta-Makassar yang Disewa KKP Hilang Kontak 

Pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta-Makassar yang disewa KKP hilang kontak di Sulawesi Selatan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/Bram Kusuma
Tribun Jateng Hari Ini Minggu 18 Januari 2026 

TRIBUNJATENG.COM, MAKASSAR – Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak saat berada di wilayah pegunungan Leang-Leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Sabtu (17/1/2026).

Pesawat tersebut dikabarkan membawa total 11 orang, terdiri atas 8 kru dan 3 penumpang. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Muh Arif Anwar menyebut, pesawat tersebut sedang dalam status disewa oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Pesawat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar dan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, pada Sabtu siang. 

"Kami menerima info dari Airnav Makassar bahwa telah terjadi satu pesawat jenis ATR 400 milik IAT (Indonesia Air Transport) yang dioperasikan oleh atau disewa oleh KKP seperti itu," kata Arif kepada wartawan, Sabtu.

"Jumlah penumpang 11 orang, terdiri atas 8 kru dan 3 penumpang yang ikut di atas on board," sambungnya. 

Berdasarkan data manifest penumpang, Arif menjelaskan, pesawat tersebut dipiloti oleh Capt Andy Dahananto.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan upaya maksimal untuk melacak keberadaan seluruh awak dan penumpang pesawat tersebut. 

Baca juga: Memperingati Isra Miraj, Dai Kondang Usatd Wijayanto Ajak Warga Brebes Tingkatkan Keimanan

Baca juga: SMPN 2 Kandeman Batang Kukuhkan Predikat Sekolah Budaya Rampak Rebana Babalu

Arif mengaku, sudah mengerahkan personel ke titik kontak terakhir pesawat IAT tersebut berdasarkan data koordinat yang dikirim oleh Airnav Makassar.

Lokasi terakhir pesawat terdeteksi berada di daerah Taman Nasional Bantimurung.

"Tim kami tadi sudah sampai di sana dan sudah membuat satu posko SAR gabungan di daerah Bantimurung," tuturnya. 

Selain pengerahan tim darat, Basarnas juga telah meminta bantuan kepada TNI AU untuk mengerahkan Helikopter Caracal.

Helikopter ini diharapkan bisa membantu proses observasi dari udara guna mempercepat penemuan lokasi pesawat di medan pegunungan. 

Proses pencarian masih terus dilakukan dengan menyisir area koordinat terakhir.

"Kami berdoa secepatnya bisa menemukan pesawatnya dan korbannya masih bisa kita selamatkan," ujar Arif.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved