Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Hari Pers Nasional

Podogiri Hatmoko: Pers Nasional Miliki Peran Strategis

Di tengah derasnya arus konten digital dan meningkatnya disinformasi, pers tidak boleh mengorbankan kepercayaan publik

Tayang:
Editor: abduh imanulhaq
IST
Podogiri Hatmoko, Head of Corporate Communications Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Keberadaan media, dalam hal ini pers nasional, dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat.

Di tengah banyaknya berita yang bersifat hoaks di masyarakat, informasi yang disampaikan media konvensional menjadi sangat penting.

Demikian disampaikan Podogiri Hatmoko, Head of Corporate Communications Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity & Derivatives Exchange, di tengah suasana peringatan Hari Pers Nasional.

“Di tengah disrupsi dan perkembangan teknologi serta maraknya media sosial yang memuat konten-konten atau narasi yang belum tentu bisa dijamin kebenarannya, keberadan media konvesional sangat dibutuhkan masyarakat. Hal ini dikarenakan informasi yang disampaikan oleh media konvesional telah melalui proses verifikasi termasuk keabsahan dan kualitas narasumber," terang Podogiri Hatmoko, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, media konvensional selama ini memiliki aturan yakni Undang-Undang Pers sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan. 

“Sejalan dengan Hari Pers Nasional 2026 ini, harapannya ke depan insan pers Indonesia dapat terus meningkatkan profesionalistas serta menjaga independensinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Hal ini untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada media," imbuhnya.

Sekali saja media menyampaikan informasi yang tidak benar, tentu akan memberikan dampak buruk dan jangka panjang.

Tidak hanya bagi media yang memberitakan melainkan juga untuk industri media dan pers di Indonesia.

"Ini adalah masalah kepercayaan, integritas dan profesionalisme, dan itu yang dilihat masyarakat terhadap media,”  ungkap Podogiri Hatmoko.

Tahun ini, Hari Pers Nasional (HPN) mengambil tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”.

Acara puncak HPN 2026 diselenggarakan di Serang, Banten, pada 6–9 Februari 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid pada Konvensi Nasional Media Massa yang diselenggarakan dalam rangkaian acara puncak HPN 2026 ini mengatakan, kepercayaan publik tak boleh kalah dari aAlgoritma.

Di tengah derasnya arus konten digital dan meningkatnya disinformasi, pers tidak boleh mengorbankan kepercayaan publik demi kecepatan, algoritma, atau efisiensi teknologi.

Meutya Hafid menekankan di tengah kompleksitas tantangan baru, peran pers justru semakin krusial sebagai penjaga integritas informasi dan ruang publik yang sehat. (*)

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved