Ketua BEM UGM Diteror
Ibu Ketua BEM UGM di Kudus pun Jadi Target Serangan Pesan Ancaman
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardiyanto, menjadi sasaran terror beruntun, sejak 9 Februari silam.
Penulis: Achiar M Permana | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA -Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UGM, Tiyo Ardiyanto, menjadi sasaran terror beruntun, sejak 9 Februari 2026 silam.
Selain ancaman lewat telepon, pemuda asal Kudus tersebut juga merasa diikuti orang berpostur tegap.
Teror beruntun tersebut datang, seusai Tiyo menyuarakan isu anak bunuh diri di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
Tiyo bersama pengurus BEM UGM lainnya juga sempat melayangkan surat resmi kepada UNICEF mengenai kasus anak bunuh diri di NTT yang tak mampu membeli buku dan pena yang harganya tak sampai Rp 10.000.
Menurut Tiyo, peristiwa tersebut merupakan salah satu bentuk kegagalan negara dalam melindungi warga negaranya.
Salah satu teror yang dialaminya adalah mendapatkan ancaman penculikan melalui sebuah pesan dari nomor tak dikenal.
Yang menarik, teror via telepon itu datang dari nomor-nomor tak dikenal dengan kode Inggris Raya (+44).
“Saya mendapat pesan dari nomor tidak dikenal yang mengancam mau menculik,” tutur pemuda kelahiran Kudus, 26 April 2003, tersebut.
Tak hanya itu, Tiyo juga mengaku dikuntit orang berpostur tegap, pada Rabu (11/2/2026).
Penguntitan terhadap Tiyo dilakukan oleh dua orang tak dikenal saat dirinya sedang berada di sebuah kedai.
"Yang menguntit dan memotret dari jauh dua orang laki-laki dewasa. Tubuhnya tegap dan masih relatif muda," paparnya.
Pola serangan yang dialami Tiyo bukan sekadar pesan biasa, melainkan ancaman yang terstruktur dan disertai tuduhan serius.
“Sejak awal nadanya adalah ancaman dan tuduhan bahwa kami adalah agen asing,” ujar Tiyo, Selasa (17/2/2026).
Ia menyebut, teror tersebut bahkan disertai ancaman penculikan.
Tak hanya itu, muncul pula konten manipulatif yang menyerang ranah personal.
| Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Kondisi Indonesia saat Ini Penuhi Prasyarat Reformasi Jilid 2 |
|
|---|
| Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Ungkap Tiga Teror Terbaru yang Diterima Sang Ibu |
|
|---|
| Sosok Tiyo Ardianto Ketua BEM UGM Diteror Isu LGBT: Saya Memang Tidak Punya Pacar, Tapi. . . |
|
|---|
| Isi Surat Tiyo Ketua BEM UGM ke UNICEF, Berujung Terima Rentetan Teror |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Jumat-20-Februari-2026.jpg)