Breaking News
Senin, 27 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

BGN Wajibkan SPPG Tiap Hari Upload Harga Bahan Baku Menu MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan kepada seluruh SPPG untuk memiliki akun media sosial terkait menu dan bahan baku MBG.

Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/iwan Arifianto
JAMIN KEAMANAN - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menjamin keselamatan netizen yang mengkritik menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di media sosial. Hal ini disampaikan Nanik selepas rapat koordinasi MBG dengan Pemprov Jateng di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Selasa (3/3/2026).  

Sementara itu, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan BGN, Suardi Samiran menegaskan bahwa kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi juga oleh cara pengolahan, penyimpanan, dan penyajiannya.

Menurut Suardi, standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap tahapan operasional dapur SPPG.

Suardi menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh petugas yang terlibat memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran yang memadai dalam menjalankan tugasnya di masing-masing SPPG.

“Selain itu, percepatan penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) menjadi salah satu prioritas penting sebagai bentuk komitmen dan pertanggungjawaban SPPG dalam menyediakan makanan bergizi yang aman, higienis, dan memenuhi standar sanitasi,” imbuh Suardi.

Baca juga: "Sering Terlambat" Duduk Perkara Siswa SMP Negeri 2 Sokaraja Banyumas Tolak Mobil MBG

Promo Tiket Ramadan Festive Dibuka, Diskon 30 Persen Mudik dari Stasiun Cilacap

Simak, Inilah Rencana One Way Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 di Jawa Tengah

Fokus Kualitas

Di sisi lain, BGN juga meminta SPPG tidak langsung reaktif menanggapi narasi liar di media sosial terkait program MBG.

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang mencontohkan beberapa peristiwa yang sempat viral di media sosial.

Misalnya dugaan temuan benda asing dalam makanan hingga isu keracunan makanan di sejumlah daerah.

Namun setelah ditelusuri, beberapa kejadian tersebut tidak sepenuhnya sesuai narasi yang beredar di medsos.

"Oleh karena itu, seluruh pengelola SPPG lebih baik fokus memperhatikan secara ketat proses pengolahan makanan agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga," kata Nanik, Minggu (8/3/2026).

BGN berharap para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) tidak hanya menjalankan operasional program secara baik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang kuat dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

Termasuk juga upaya menangkal berbagai misinformasi yang dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap program MBG. 

Nanik lantas mencontohkan salah satu menu program MBG yang sempat viral di medsos karena disebut hanya berisi mie dan satu buah pisang.

Namun setelah dikonfirmasi kepada SPPG dan pihak sekolah penerima manfaat, ternyata menu tersebut juga dilengkapi dengan ayam.

MBG -  Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Demak tetap berjalan meskipun memasuki masa libur sekolah. (dok. kompas.com)
MBG - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Demak tetap berjalan meskipun memasuki masa libur sekolah. (dok. kompas.com) (Kompas.com)

Kasus lain adalah video yang ramai beredar mengenai penolakan Program MBG di MTs Negeri 4 dan MAN 8 di Cilincing, Jakarta Utara. 

Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa di Cilincing tidak terdapat sekolah dengan nama MTs 4 maupun MAN 8.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved