Berita Nasional
Pemerintah Siapkan Skema WFH 1 Hari Sepekan, Ini Sektor yang Tidak Termasuk
Pemerintah tengah merancang kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi kerja.
Penulis: Lyz | Editor: muh radlis
Ringkasan Berita:
- Pemerintah merancang kebijakan WFH satu hari dalam sepekan untuk sektor tertentu.
- Kebijakan masih dalam tahap finalisasi dan segera diumumkan ke publik.
- WFH tidak terkait krisis BBM, melainkan untuk efisiensi sistem kerja.
TRIBUNJATENG.COM - Pemerintah tengah merancang kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi kerja.
Namun, skema ini dipastikan tidak akan diterapkan pada seluruh sektor pekerjaan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa kebijakan tersebut hanya akan berlaku untuk sektor-sektor tertentu yang memungkinkan pelaksanaan kerja jarak jauh.
“Perlu saya luruskan bahwa berlakunya nanti untuk sektor-sektor tertentu.
Supaya tidak disalahpahami, misalnya sektor pelayanan, industri, perdagangan tentu mungkin tidak menjadi bagian dari kebijakan tersebut,” kata Prasetyo, di Istana Merdeka, Jakarta, pada Sabtu (21/6/2026).
Masih Tahap Perumusan, Segera Diumumkan
Prasetyo menjelaskan bahwa kebijakan WFH satu hari dalam sepekan saat ini masih dalam tahap pembahasan di internal pemerintah.
Ia memastikan hasil finalnya akan segera diumumkan kepada publik.
“Sedang kita godok untuk kita finalkan dan sesegera mungkin akan kita sampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Mengenal 3 Jenis Penahanan dalam KUHAP: Tahanan Rutan, Rumah, dan Kota, Ini Perbedaan dan Aturannya
Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Presiden dalam sidang kabinet paripurna, yang menekankan pentingnya efisiensi dan adaptasi pola kerja di era modern.
“Sebagaimana disampaikan Bapak Presiden pada saat sidang kabinet paripurna bahwa kita sedang merumuskan beberapa kebijakan dalam rangka kita mulai menyadari bahwa kita semua harus bersama-sama mengefisienkan diri kita dalam hal bekerja,” ujar Prasetyo.
Bukan karena Krisis BBM
Pemerintah juga menegaskan bahwa rencana penerapan WFH ini tidak berkaitan dengan isu ketersediaan bahan bakar minyak (BBM). Pasokan BBM disebut dalam kondisi aman.
“Bukan berarti ada masalah terhadap pasokan BBM.
| Prabowo Murka! PNM Mekaar Beri Bunga Rakyat Kecil 24 Persen, Tapi Pengusaha 9 Persen |
|
|---|
| Nasib JT Gadis Disabilitas di Yogyakarta Korban Pemerkosaan, 2 Pelaku 3 Lokasi |
|
|---|
| HEBOH, Rumah Bu Bidan di Sleman Rawat 11 Bayi, Ngakunya Titipan Orangtua |
|
|---|
| Keluarga Syok, Ammar Zoni Kembali ke Lapas Nusakambangan Cilacap Tanpa Pemberitahuan |
|
|---|
| Sosok MZ Guru Ngaji Cabul Berstatus Mahasiswa di Surabaya, Korban 7 Santri Laki-laki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-seorang-dosen-unika-soegijapranata-sedang-melakukan-wfh-melalui-sintakunikaacid.jpg)