Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

TNI Terlibat Kontak Senjata dengan KKB di Papua, 2 Prajurit Gugur

TNI terlibat kontak tembak dengan KKB di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026). 

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
Shutterstock via Kompas.com
ILUSTRASI KONTAK SENJATA: TNI terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026). Dua prajurit TNI gugur dalam insiden tersebut. (Shutterstock via Kompas.com) 

TRIBUNJATENG.COM, MAYBRAT - TNI terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Minggu (22/3/2026). 

Dua prajurit TNI gugur dalam insiden tersebut.

Menyusul peristiwa tersebut, TNI meningkatkan pengamanan dan memperkuat fungsi intelijen di wilayah setempat.

Baca juga: Sosok Kapten Egon Irawan yang Gugur Ditembaki KKB, Sempat Lindungi Penumpang Bawa Masuk ke Hutan

Komandan Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riyadi mengatakan, pihaknya telah meningkatkan kewaspadaan serta memetakan daerah-daerah rawan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut.

“Setelah kejadian ini, kami meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta memperketat pengawasan di lapangan,” ujar Danrem, di RSAL Dr. R. Oetojo Kota Sorong, seperti dilansir dari Antara, Minggu (22/3/2026).

Ia menuturkan, penguatan koordinasi antar-satuan terus dilakukan, termasuk dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Habema yang melibatkan prajurit dari Batalion Marinir 10.

Menurut dia, pembagian sektor operasi antara satuan di bawah Korem 181/PVT dan Satgas Habema memungkinkan respons cepat apabila terjadi gangguan di lapangan.

“Koordinasi terus kami lakukan dengan Satgas Habema. Dengan pembagian sektor yang ada, setiap potensi gangguan dapat segera direspons,” kata dia.

TNI juga mempertimbangkan penambahan maupun pergeseran pasukan untuk memperkuat pengamanan di wilayah rawan.

“Penambahan pasukan sedang direncanakan, termasuk penguatan intelijen. Informasi dari masyarakat dan aparat intelijen akan terus kami kembangkan,” ujar dia.

Terkait pelaku penyerangan, pihak TNI disebut telah mengantongi indikasi awal, meski detail lebih lanjut masih menunggu kepastian data di lapangan.

“Kami sudah memiliki dugaan terhadap pelaku, tetapi akan kami sampaikan setelah informasi benar-benar valid,” kata dia.

Ia menegaskan, insiden tersebut tidak akan mengurangi soliditas antara TNI dan Polri dalam menjaga keamanan di Papua Barat Daya.

Dalam kesempatan itu, Danrem juga menyampaikan duka cita atas gugurnya dua prajurit TNI AL yang tergabung dalam Satgas Operasi Habema saat menjalankan tugas negara. (*)

 

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/03/22/213555078/2-prajurit-tni-gugur-dalam-kontak-senjata-di-papua?source=headline.

Baca juga: Mengenang Kopda Satria yang Gugur Ditembak KKB Papua: 9 Kali Tes TNI, Baru Jalani Misi di Kongo

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved