Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Harga BBM Naik 1 April 2026? Berikut Penjelasan Resmi Menteri ESDM

Publik digegerkan dengan kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dimulai pada 1 April 2026 menyusul lonjakan harga minyak dunia.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Dse | Editor: deni setiawan
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
HARGA BBM - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dirumorkan harga BBM bakal mengalami kenaikan mulai 1 April 2026 menyusul lonjakan harga minyak dunia. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Publik digegerkan dengan kabar kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dimulai pada 1 April 2026.

Sebagai contoh harga pertamax dari sebelumnya Rp12.300 per liter bakal mengalami kenaikan hingga Rp5.550 atau menjadi Rp17.850 per liter.

Salah satu penyebabnya berkait minyak dunia yang kian melonjak harganya, per Senin (30/3/2026) ini tembus di angka 115 dolar AS per barel.

Kini yang menjadi pertanyaan, apakah kenaikan harga BBM tersebut termasuk yang disubsidi oleh pemerintah selama ini?

Berapakah harga pertalite per liter pada 1 April 2026?

Baca juga: Sosok Praka Farizal Prajurit TNI Gugur Serangan Israel di Lebanon, Bakal Dimakamkan di Kulon Progo

Mahasiswi Unissula Semarang Korban Kekerasan Seksual Senior, Berikut Kronologinya

Terkait hal itu, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia pun telah memberikan sinyal mengenai arah kebijakan harga BBM subsidi menyusul lonjakan harga minyak dunia, 115 dolar AS per barel. 

Bahlil menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat menengah ke bawah sebelum mengambil keputusan.

Jawaban ini sekaligus merespons isu yang beredar menyebut harga BBM akan naik per 1 April 2026. 

Bahlil meminta publik untuk memercayakan keputusan tersebut kepada Presiden Prabowo selaku kepala negara. 

Dia meyakini Presiden punya hati untuk memperhatikan nasib rakyat kecil.

"Insya Allah atas arahan Presiden untuk BBM subsidi sampai sekarang, masih punya hati untuk memperhatikan rakyat kecil."

"Percayalah, tunggu tanggal mainnya. Presiden Prabowo akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat bangsa dan negara," ujar Bahlil seperti dilansir dari Tribunnews.com, Senin (30/3/2026). 

Lonjakan harga minyak dunia ini diketahui imbas dari perang di Timur Tengah membuat sejumlah negara tetangga Indonesia seperti Thailand, Filipina, dan Australia menaikkan harga BBM.

Pemerintah menegaskan harga BBM subsidi belum naik untuk menjaga daya beli masyarakat.

Bahlil memahami tekanan geopolitik global membuat harga minyak mentah melonjak tinggi. Akan tetapi pemerintah tetap mengupayakan stabilitas di dalam negeri.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved