Berita Nasional
Peringati Hari Kartini, IFI Jogja Gelar Program Kreatif Jelajah Pengembangan Game bagi Mahasiswi
Di Yogyakarta, IFI bekerja sama dengan Gameloft menyelenggarakan program kreatif bertajuk “Kartini Play: Hackdays” pada 17-21 April
Dialog ini bertujuan untuk mendorong pertukaran pendapat antara pemangku kepentingan kelembagaan, praktisi, dan masyarakat luas, sekaligus menyoroti solusi konkret untuk memajukan hak-hak perempuan di Indonesia.
Dialog ini juga mencerminkan prioritas bersama antara Prancis dan Indonesia dalam mempromosikan pembangunan inklusif dan keadilan sosial.
Secara bersamaan, IFI mengumumkan program baru untuk pengembangan
kompetensi di bidang gastronomi melalui kerja sama dengan Sekolah Seniman Pangan dan The Asia Foundation serta melibatkan seorang chef ahli asal Prancis.
Program pelatihan ini menggambarkan peran industri budaya dan kreatif dalam memberdayakan perempuan secara ekonomi, sejalan dengan kerja sama bilateral yang lebih luas di bidang pendidikan dan inovasi.
Untuk lebih melibatkan kalangan muda, lokakarya menulis bertajuk “Kartini Masa Kini” diselenggarakan di toko buku Gramedia-Jalma di Blok M.
Lokakarya ini mengajak para peserta untuk merenungkan tantangan-tantangan kontemporer yang dihadapi perempuan serta mengeksplorasi keseimbangan antara ekspektasi masyarakat dan aspirasi pribadi.
Di Surabaya, IFI mendukung acara peluncuran buku yang didedikasikan untuk Ameliorate karya penulis muda Felarose Zahwa.
Peluncuran diselenggarakan bekerja sama dengan Papermind pada 13 April dengan memadukan diskusi sastra dan pertunjukan seni.
IFI Bandung berkolaborasi dengan Goethe-Institut Bandung, menyelenggarakan acara “Kartini Day: Stories of Women Initiative” yang menampilkan pemutaran dua film dari Jerman dan Prancis.
Pemutaran film ini dilanjutkan dengan sesi diskusi bertajuk “oman: In Between
Roles and Responsibilities,” yang menghadirkan Gadis Prameswari (pendiri Asah Pemimpin dan Puan Pembaharu) serta Khansa Dalilah (Rodanona, Perempuan Menggugat,
demokrasikita.id) yang berbagi pengalaman mereka mengenai realitas yang dihadapi perempuan saat ini dalam menyeimbangkan ambisi karier, ekspektasi sosial, dan identitas pribadi.
AF Bali turut merayakan Hari Kartini melalui kegiatan pendidikan dan diskusi yang berfokus pada hak-hak perempuan di dunia berbahasa Prancis.
Kemudian pertukaran ide seputar tokoh-tokoh perempuan lokal yang menginspirasi dan perjalanan karier mereka sehingga
menciptakan ruang dialog antara perspektif global dan pengalaman lokal.
Melalui inisiatif-inisiatif ini, Kedutaan Besar Prancis – IFI menegaskan kembali komitmennya untuk mendukung kesetaraan gender dan memperluas jangkauan suara-suara yang beragam, sekaligus memperkuat jaringan mitra-mitranya di Indonesia.
Termasuk lembaga pemerintah, LSM, dan platform media.
Dengan menyelaraskan Hari Kartini dengan Pekan Francophonie, program ini menyoroti nilainilai universal berupa dialog, keberagaman, dan hak asasi manusia yang dianut bersama di kawasan Francophonie dan Indonesia. (***)
| Raziman Mantan Wakapolda Metro Jaya Tewas Kecelakaan di Medan, Korban Tabrak Lari? |
|
|---|
| Tak Cuma Sanksi Sosial, 9 Siswa SMA Pembully Gurunya Bakal Masuk Barak Militer |
|
|---|
| Wamen HAM Tekankan Semangat Kartini Sebagai Pilar Kesetaraan dan Pemajuan HAM di Jepara |
|
|---|
| Update Terbaru Daftar Harga LPG 12 Kg dan 5,5 Kg Seluruh Indonesia, Naik Hingga Rp 36.000 |
|
|---|
| Bhayangkara U-20 Soal Tendangan Kungfu Pemainnya Alberto Hengga: Di Situ Ada Provokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/20260423_gramedia.jpg)