Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Nasional

Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Update Korban Tewas Jadi 14

Berikut kronologi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026)

Tayang:
Penulis: Msi | Editor: muslimah
Kompas.com
KECELAKAAN KERETA: Kondisi KRL relasi Bekasi–Jakarta usai kecelakaan dengan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026) malam. (Kompas.com/Nurpini) 

Ringkasan Berita:
  • Kronologi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur
  • Jumlah korban kecelakaan maut ini terus bertambah.
  • Sampai Selasa pagi ini pukul 09.50 WIB, jumlah korban tewas sebanyak 14 orang. Sedangkan korban luka-luka sebanyak 84

 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Berikut kronologi tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026).

Jumlah korban kecelakaan maut ini terus bertambah.

Sampai Selasa pagi ini pukul 09.50 WIB, jumlah korban tewas sebanyak 14 orang. Sedangkan korban luka-luka sebanyak 84.

Tentu saja, kecelakaan ini menjadikan duka mendalam bagi para korban.

Baca juga: Daftar Lengkap KA yang Dibatalkan di Wilayah Daop 5 Purwokerto, Update 27 - 28 April 2026

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 20.55 WIB itu melibatkan rangkaian KRL yang tengah berhenti dan kemudian ditabrak dari belakang oleh kereta jarak jauh.

Berdasarkan kronologi awal, KRL Commuter Line terpaksa berhenti setelah terjadi gangguan di jalur, yakni adanya mobil taksi yang tertabrak di perlintasan sebidang di sekitar Bulak Kapal.

Saat kondisi kereta masih tertahan, KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi melaju dan menabrak bagian belakang rangkaian KRL.

Benturan keras tak terhindarkan.

Lokomotif KA Argo Bromo Anggrek menghantam gerbong terakhir KRL hingga menyebabkan kerusakan parah, terutama pada gerbong khusus perempuan yang berada di posisi paling belakang.

Bagian gerbong dilaporkan ringsek hingga menyulitkan proses evakuasi penumpang.

Menhub pastikan proses evakuasi berjalan cepat

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa penanganan awal difokuskan pada keselamatan korban.

“Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang melibatkan dua layanan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin,” ujar Dudy dalam keterangannya.

Ia memastikan proses evakuasi dilakukan secara cepat dengan melibatkan berbagai pihak di lapangan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved