Jumat, 15 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kecelakaan

Disambar KA Sangkuriang, Motor Hancur dan Pengendaranya Tewas Terlempar

Tubuh pengendara itu terlempar dan meninggal dunia. Sepeda motor korban juga hancur.

Tayang:
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUN JATIM
MOTOR KORBAN: Kondisi sepeda motor korban tertabrak KA Sangkuriang di Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Jember, Rabu (13/5/2026). Pengendara sepeda motor meninggal dalam peristiwa itu. (Tribun Jatim Network/Istimewa) 
Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan maut terjadi di Jember, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) sore.
  • Sepeda motor tertabrak KA Sangkuriang.
  • Motor hancur dan pengendaranya tewas.

 

TRIBUNJATENG.COM, JEMBER - Kecelakaan lalu lintas terjadi di perlintasan kereta Desa Bedadung, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026) sore.

Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tertabrak Kereta Api (KA) Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung.

Sejumlah warga terlihat merekam detik-detik terjadinya kecelakaan itu.

Baca juga: Sopir Truk Ugal-ugalan Tewaskan Pengendara Motor di Jembatan

Dari video yang beredar, terlihat seorang pengendara sepeda motor melintas di perlintasan tidak berpenjaga tersebut.

Sementara dari jarak dekat, melaju kereta api.

Dalam video terlihat ada palang pintu di perlintasan tersebut, namun tidak dalam posisi turun atau tertutup.

Di lokasi sekitar perlintasan sebidang itu juga sedang banyak warga.

Maklum lokasi tersebut setiap sore jadi jujugan warga untuk menikmati sore atau senja.

Warga kerap berburu sunset di lokasi tersebut.

Perpaduan antara rel kereta api, persawahan, dan perbukitan, menyuguhkan pemandangan yang apik.

Warga kerap berburu sore, sambil menggelar tikar, dan menikmati minuman yang dijajakan di sekitar lokasi.

Warga juga kerap mengabadikan momen saat kereta api melintas.

Seperti sore itu.

Sayangnya, bukan pemandangan bagus yang terekam, melainkan seorang pengendara sepeda motor yang tiba-tiba terlihat berhenti di tengah rel, dan melintaslah kereta api.

Tubuh pengendara itu terlempar dan meninggal dunia.

Sepeda motor korban juga hancur.

Korban bernama Rafli Eko Efendik (24), warga Jl Gajah Mada, Kaliwates, Jember.

Dari video juga terlihat, warga sekitar sudah berteriak memperingatkan pengendara itu.

Namun jarak dengan kereta api terlalu dekat.

"Woi-woi-woi," teriak warga.

Pernyataan KAI Daop 9 Jember

Pihak PT KAI Daop 9 Jember menyampaikan keprihatinan dan menyesalkan insiden tersebut.

Peristiwa itu melibatkan KA Sangkuriang relasi Ketapang - Bandung dengan sepeda motor di petak jalan Kotok (KTK) – Arjasa (AJ), tepatnya di JPL 168 Km 205+5/6.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menjelaskan bahwa berdasarkan laporan di lapangan, insiden bermula saat sebuah sepeda motor melaju dari arah selatan menuju perlintasan sebidang kereta api.

Pengendara diduga tidak mengurangi kecepatan dan berhenti sejenak ketika hendak melalui perlintasan sebidang.

“Masinis KA PLB 7046A (Sangkuriang) sebelumnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali. Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, kejadian temperan tidak dapat dihindarkan,” ujar Cahyo.

Akibat kejadian tersebut, KA Sangkuriang berhenti luar biasa untuk dilakukan pemeriksaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan sarana, pada pukul 17.04 WIB kereta dinyatakan aman dan kembali melanjutkan perjalanan dari lokasi kejadian.

Seluruh petugas kereta api dan penumpang dalam kondisi selamat.

PT KAI Daop 9 Jember menyampaikan rasa prihatin atas insiden tersebut dan mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang.

Kepedulian akan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama sehingga PT KAI Daop 9 Jember mendorong seluruh pemangku kepentingan terkait untuk saling bersinergi dalam memitigasi risiko di perlintasan sebidang agar kejadian tersebut tidak terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak bersikap abai saat melintasi perlintasan sebidang. Selalu berhenti sejenak ketika hendak melewati perlintasan sebidang. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena terburu-buru. Kereta api tidak dapat berhenti mendadak dan memiliki jarak pengereman yang panjang,” tutup Cahyo. (*)

 

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Hendak Melintas, Pemotor Malah Tewas Tertabrak KA Sangkuriang di Perlintasan Desa Bedadung Jember

Baca juga: Motor Terjepit di Kolong Truk Setelah Tabrakan, Pengendara Tewas

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved