Berita Regional
Berawal Pinjam Ponsel, Rahan Randi Tewas di Tangan Teman
Peristiwa berdarah berawal saat korban, Rahan Randi bin Ruslan Abul Gani (31), meminjam ponsel milik pelaku, Her (29).
Penulis: Sof | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, OKU - Pembunuhan sadis terjadi di Kecamatan Lengkiti, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan.
Peristiwa berdarah berawal saat korban, Rahan Randi bin Ruslan Abul Gani (31), meminjam ponsel milik pelaku, Her (29).
Saat ditanya, korban malah mengelak dan berlagak tidak tahu sehingga memancing kemarahan pelaku lalu membacok korban.
Baca juga: Setelah Gagal Kabur Pakai Pistol, Mantan Polisi Ditemukan Tewas di Ruang Isolasi Lapas
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo SIK MAP didampingi Kapolsek Lengkiti IPTU Jauhari Effendi S Ikom menerangkan pelaku sudah mengakui perbuatannya.
Di hadapan polisi, tersangka Her menerangkan bahwa sebelum kejadian pelaku sedang mengupas buah mangga untuk bikin rujak di acara hajatan warga Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU.
Lalu datang korban mau meminjam ponsel ke pelaku dengan alasan mau mengaktifkan akun Dana.
Pelaku kemudian meminjamkan ponsel kepada korban.
Lalu, pelaku masuk ke dalam rumahnya untuk memasak mi.
Setelah selesai masak mi, pelaku keluar, namun saat itu korban pergi.
Rupanya korban pulang ke rumah orang tuanya untuk menaruh motor di rumah.
Sekitar 30 menit, korban lalu keluar rumah.
Di jalan bertemu dengan pelaku, lalu pelaku menanyakan ponsel miliknya.
Bukannya mengembalikan ponsel yang dipinjam, korban malah mengelak dan mengatakan tidak tahu-menahu soal ponsel pelaku.
“HP apo, dak kateklah,” kata pelaku menirukan omongan korban.
Melihat korban mau mengelak, pelaku emosi lalu terjadi cekcok mulut.
Puncaknya, pelaku membacok korban dengan menggunakan pisau yang sebelumnya dipakai untuk mengupas buah mangga.
Seperti diberitakan sebelumnya, Rahan Randi bin Ruslan Abul Gani (31) ditemukan tewas di jalan desa tidak jauh dari rumah orang tuanya (sekitar 700 meter).
Petani yang beralamat di Dusun IV Desa Bumi Kawa, Kecamatan Lengkiti, ditemukan tewas dengan kondisi luka bacok di leher bagian kanan dan kiri.
Korban ditemukan tergeletak di pinggir dekat selokan jalan desa Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat ditemukan korban sudah bersimbah darah, di leher korban ditemukan luka bacok.
Saat ditemukan, posisi korban telentang dengan kepala dan tangan di atas selokan.
Lukanya sangat parah, luka bacok dari leher hingga mulut.
Kapolsek Lengkiti IPTU Jauhari Effendy S Ikom bersama anggota piket AIPTU Candra dan Briptu Yogi langsung meluncur ke lokasi penemuan mayat.
Polisi dibantu warga langsung mengevakuasi jenazah selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk divisum.
Selanjutnya jenazah diserahterimakan dari aparat kepolisian kepada keluarga di rumah duka.
Kapolsek Lengkiti IPTU Jauhari Effendy juga terus berada di rumah korban mulai dari proses pengurusan jenazah sampai ikut mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.
Kapolsek juga mengimbau warga desa agar sama-sama menjaga kondusifitas yang selama ini sudah berjalan. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Ini Motif Pelaku Nekat Habisi Nyawa Rahan Randi di OKU, Niat Pinjam HP untuk Akun Dana Berujung Maut
Baca juga: Tukang Ngarit Carok Tuntaskan Dendam Lama: Abdul Tewas, Wasil Kritis
| Setelah Gagal Kabur Pakai Pistol, Mantan Polisi Ditemukan Tewas di Ruang Isolasi Lapas |
|
|---|
| Pria Bakar Rumah Mertua gara-gara Ribut dengan Istri, Ditangkap Polisi Setelah Buron Tiga Bulan |
|
|---|
| Motor Bonceng Tiga Hantam Pantat Truk Parkir, Satu Orang Tewas Seketika |
|
|---|
| Tewas Dianiaya Suami, AS Ditemukan Terbaring Penuh Luka Memar di Samping Anak Balitanya |
|
|---|
| Mantan Polisi Terpidana Seumur Hidup Usai Tembak Mati Kurir Ditemukan Meninggal di Lapas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-penikaman.jpg)