Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pendidikan

Mahasiswa KKN UPGRIS di Kelurahan Ngempon Siapkan Berbagai Program Pembangunan

Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mendapat sambutan hangat dari Lurah Ngempon.

Istimewa
KKN- Mahasiswa KKN UPGRIS berfoto bersama Lurah Ngempon, Kabupaten Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mendapat sambutan hangat dari Lurah Ngempon, Kabupaten Semarang beserta jajaran Polsek dan Koramil, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Satu di antara mahasiswa KKN tersebut, Agastya Rajasya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi yang tinggi atas respon positif para pemangku kebijakan di lokasi KKN bagi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat berbahagia dapat disambut baik di sini. Kehadiran kami mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang di Kelurahan Ngempon, harapan kami, program-program yang telah direncanakan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman yang bermanfaat bagi kami para mahasiswa,” ujarnya dalam rilis yang diterima tribunjateng.com, Sabtu (30/8/2025).

Baca juga: Ratusan Pelajar di Kendal Meriahkan Kejuaraan Bola Basket Kejari, Potensi Besar Lahirkan Atlet Muda

Baca juga: Ini Alasan Mahasiswa Undip Bubarkan Aksi Lebih Dini di Depan Polda Jateng

Sebelumnya, acara penerjunan yang berlangsung di Balai Kelurahan setempat dalam suasana penuh kebersamaan. 

Antusiasme masyarakat juga tampak jelas dalam menyambut para mahasiswa. 

Kehadiran mereka diyakini mampu memberikan energi baru dalam mendukung pembangunan kelurahan, sekaligus berperan dalam membantu menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera.

Para mahasiswa yang tergabung dalam KKN Universitas PGRI Semarang ini akan melaksanakan program kerja selama kurang lebih dua bulan kedepan.

Berbagai kegiatan, antara lain pendampingan pendidikan, penyuluhan kesehatan, hingga program pemberdayaan masyarakat, telah dipersiapkan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan lokal.

Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, aparat kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat, kegiatan KKN di Kelurahan Ngempon diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pihak yang terlibat.

Dalam pelaksanaannya, KKN UPGRIS tahun ini memiliki dua skema durasi.

Mahasiswa yang ditugaskan di Kabupaten Semarang dan Kendal akan mengikuti program selama dua bulan, dengan konversi mata kuliah sebesar 10 SKS, terdiri dari 4 SKS KKN dan 6 SKS mata kuliah pilihan seperti Literasi Digital, Kepemimpinan, Jurnalistik Elektronik, Manajemen Konflik, dan lainnya.

Dalam kesempatan terpisah, Rektor UPGRIS Sri Suciati menegaskan bahwa mahasiswa harus membawa tiga nilai utama dalam menjalani KKN, yakni adaptif, semangat, dan karakter kuat.

“Kami berpesan kepada mahasiswa untuk selalu mengemban tiga nilai yang juga ditekankan di lingkungan kampus UPGRIS."

"Pertama nilai adaptif, artinya mahasiswa harus bisa beradaptasi di lingkungannya dan memahami potensi yang dimiliki oleh daerah KKN mereka."

"Kemudian semangat, antusias untuk membantu masyarakat, antusias untuk melaksanakan program-programnya sehingga mereka bisa betul-betul dirasakan manfaatnya dan juga dengan tuntas menyelesaikan program-programnya. Ketiga, tetap berkarakter kuat, tetap berintegritas," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved